Selasa 20 Juli 2021, 19:38 WIB

Pemerintah Perpanjang PPKM Darurat Hingga 25 Juli

Widhoroso | Politik dan Hukum
Pemerintah Perpanjang PPKM Darurat Hingga 25 Juli

ANTARA
Presiden Joko Widodo

 

PEMERINTAH akhirnya memutuskan memperpanjang masa penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. PPKM Darurat yang berlangsung sejak 3 Juli hingga 20 Juli, diperpanjang hingga 25 Juli mendatang.

Keputusan perpanjangan PPKM Darurat ini diumumkan Presiden Joko Widodo, Selasa (20/7). "Saat ini, pemerintah memutuskan untuk melanjutkan pelaksanaan PPKM sampai 25 Juli 2021," ujar Presiden.

Pemerintah, jelas Jokowi, akan selalu memantau dan memahami dinamika di lapangan dan mendengar suara-suara masyarakat terdampak PPKM. "Karena itu, jika tren kasus terus mengalami penurunan, maka tanggal 26 Juli 2021, pemerintah akan melakukan pembukaan bertahap," jelasnya.

Baca juga: Presiden: Penerapan PPKM Darurat Tidak Bisa Dihindari

Pasar tradisional yang menjual kebutuhan pokok sehari-hari, ungkap Presiden, diizinkan dibuka sampai pukul 20.00 dengan kapasitas pengunjung 50%. Sementara pasar tradisional, selain yang menjual kebutuhan pokok sehari-hari, diizinkan dibuka sampai dengan pukul 15.00 dengan kapasitas maksimal 50% dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat yang pengaturannya ditetapkan oleh Pemerintah Daerah.

"Untuk pedagang kaki lima, toko kelontong, agen/outlet voucher, pangkas rambut, laundry, pedagang asongan, bengkel kecil, cucian kendaraan, dan usaha kecil lain yang sejenis, diizinkan buka dengan protokol kesehatan ketat sampai dengan pukul 21.00 yang pengaturan teknisnya diatur oleh Pemerintah Daerah," jelas Presiden.  

Sedangkan warung makan, pedagang kaki lima, lapak jajanan, dan sejenisnya yang memiliki tempat usaha di ruang terbuka diizinkan buka dengan protokol kesehatan ketat sampai dengan pukul 21.00 dan maksimum waktu makan untuk setiap pengunjung 30 menit. "Sedangkan kegiatan yang lain pada sektor esensial dan kritikal, baik di pemerintahan maupun swasta, serta terkait dengan protokol perjalanan, akan dijelaskan terpisah," ujar Presiden Jokowi. (OL-15)

VIDEO TERKAIT:

Baca Juga

Setwapres

Wapres: Tangani Covid-19 Jangan Ada Ego Kewilayahan di Jabodetabek

👤Emir Chairullah 🕔Senin 02 Agustus 2021, 21:30 WIB
Penanganan korona di wilayah Jabodetabek baik secara program maupun data harus dilakukan secara terintergrasi dan...
ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

Firli Ungkap Sejumlah Negara Tetangga Respon Red Notice Harun Masiku

👤Mediaindonesia 🕔Senin 02 Agustus 2021, 19:35 WIB
Firli mengatakan lembaganya terus berupaya mencari keberadaan tersangka Harun bekerja sama dengan beberapa...
MI/Ramdani

Setelah Jabar, Giliran DPD Demokrat Jateng Laporkan Wamendes ke Polisi

👤Mediaindonesia 🕔Senin 02 Agustus 2021, 19:10 WIB
Meski unggahan yang dinilai memfitnah Partai Demokrat tersebut dilakukan di media sosial, dia menilai kader yang berada di Jawa Tengah ikut...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Pembangunan Berkelanjutan demi Keselamatan Bersama

 Sektor keuangan memiliki peran besar dalam mengarahkan perubahan menuju penerapan green economy

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya