Minggu 18 Juli 2021, 12:54 WIB

Anggota DPR dari PAN Apresiasi Pembatalan Vaksin Covid-19 Berbayar

 Cahya Mulyana | Politik dan Hukum
Anggota DPR dari PAN Apresiasi Pembatalan Vaksin Covid-19 Berbayar

Ist/DPR
Anggota Komisi IX DPR RI Saleh Partaonan Daulay.

 

KEPUTUSAN Presiden Jokowi yang membatalkan vaksinasi berbayar individu perlu didukung dan diapresiasi. Itu menunjukkan bahwa Presiden mendengar saran dan masukan dari masyarakat.

"Dengan kebijakan ini, presiden menegaskan kembali bahwa vaksin itu adalah hak semua orang. Oleh karenanya, tidak boleh membebani dan memberatkan masyarakat," ujar Anggota Komisi IX DPR RI Saleh Partaonan Daulay, dalam keterangannya Minggu (18/7).

Politikus PAN ini mengatakan, pelaksanaan vaksinasi sinopharm juga perlu dilaksanakan dengan mengubah PMK 19/2021. Sebab perizinan bagi individu untuk divaksin diatur jelas di dalam PMK tersebut.

Vaksin Gotong Royong awalnya dipersiapkan untuk perusahaan, badan hukum, dan badan usaha. Artinya, jika program tersebut hendak dilanjutkan secara gratis, maka PMK-nya harus segera direvisi.

Menurut mantan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah itu Dipastikan bahwa penanggung jawab pembayaran dan biaya vaksinasi tidak dibebankan kepada orang per orang. Perlu juga dibuka ruang kepada pihak yang ingin berdonasi vaksinasi.

"Vaksinasi yang dilaksanakan, ditanggung oleh donatur. Selama itu dilakukan secara sukarela, semua harus didukung agar vaksinasi di Indonesia cepat mencapai target," terangnya.

Percepatan pelaksanaan vaksinasi harus segera dilakukan. Pasalnya, WHO baru saja mengumumkan bahwa secara global baru 25,8% yang telah divaksin dosis pertama. Indonesia pun harus bekerja keras.

"Ada 270 juta rakyat Indonesia yang perlu dilindungi. Target vaksinasi 181,5 juta warga, tidaklah mudah. Karena itu, semua pihak harus bergotong royong untuk membantu pemerintah," kata legislator asal daerah pemilihan Sumatera Utara II itu.

Di dalam konteks ini, ia megapresiasi berbagai pihak yang telah berkontribusi dalam vaksinasi. Termasuk pula kepada tenaga-tenaga medis yang bekerja siang dan malam.

"Tidak lupa, juga kepada beberapa BUMN yang memberikan paket-paket obat dan vitamin gratis kepada masyarakat," pungkasnya. (Cah/OL-09)

Baca Juga

ANTARA/Aprillio Akbar

Masih Berduka, Pengganti Menteri Tjahjo belum Diputuskan

👤Indriyani Astuti 🕔Sabtu 02 Juli 2022, 19:05 WIB
Mengenai fungsi dan tata kelola dari Kementerian PAN-Rebiro, Faldo mengatakan tetap berjalan...
Ist

Taruna-Taruni Akpol Harus Dengar dan Serap Aspirasi Masyarakat

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 02 Juli 2022, 18:38 WIB
Mereka yang dinyatakan lulus tahun ini sebanyak 246 orang, yang terdiri dari 215 taruna dan 31...
MI/Pius Erlangga

Duta Palma Group Bisa Jadi Tersangka Korporasi Korupsi Penguasaan Lahan Sawit

👤Tri Subarkah 🕔Sabtu 02 Juli 2022, 18:30 WIB
Duta Palma Group telah melawan hukum dengan membuat dan mendirikan lahan tanpa dilandasi hak yang melekat atas perusahaan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya