Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
LAPORAN terkait Status Kesehatan Gigi dan Mulut yang dirilis WHO tahun 2022, menyebut setidaknya 3,5 miliar orang di seluruh dunia atau hampir setengah populasi dunia mengalami penyakit gigi dan mulut
Sementara di Indonesia, hasil Riset Kesehatan Dasar 2018 (Riskesdas 2018) juga menunjukkan bahwa prevalensi karies gigi mencapai 88,80%. Masalah kesehatan gigi dan mulut yang lain adalah tingkat aksesibilitas perawatan gigi masih rendah dan kurangnya edukasi tentang pentingnya merawat kesehatan gigi dan mulut.
Oleh karena itu, dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Klinik Gigi Dentes yang ke-20, Klinik Gigi Dentes bekerja sama dengan Klinik Rheuma menghadirkan berbagai kegiatan bermanfaat seperti senam bersama, edukasi kesehatan, hingga pemeriksaan kesehatan gratis. Kegiatan berlangsung di Wedomartani, Sleman, Yogyakarta beberapa waktu lalu.
Rangkaian kegiatan dimulai sejak pagi hari. Warga mulai berdatangan dan mengikuti senam pagi bersama dengan penuh semangat. Usai menyegarkan tubuh dan pikiran dengan berolahraga, peserta mendapatkan penyuluhan kesehatan dari tenaga medis profesional yang membahas pentingnya menjaga kesehatan gigi, mencegah penyakit menular, menjaga kesehatan sendi dari rematik, serta pola hidup sehat secara umum.
Peserta juga mendapatkan kesempatan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara gratis. Klinik Gigi Dentes dan Klinik Rheuma menawarkan pemeriksaan gigi, tekanan darah, hingga konsultasi dengan dokter dan dokter gigi secara gratis tanpa dipungut biaya kepada para peserta.
“Senang sekali bisa ikut acara ini. Selain dapat ilmu, kita juga bisa periksa kesehatan di sini. Udah gitu dapet makanan gratis juga,” ujar salah satu peserta dengan wajah sumringah.
Sebagai bentuk apresiasi, seluruh peserta juga mendapat goodie bag menarik serta makan siang gratis. Kehadiran fasilitas ini menambah kenyamanan peserta dalam mengikuti kegiatan hingga selesai.
Kegiatan Kado Sehat ini mendapat dukungan dari berbagai pihak yang peduli terhadap kesehatan masyarakat, seperti Entrasol, Prodia, Combiphar, Simex, Cito, Novell, dan Apotek K24. Dukungan dari para sponsor membantu kelancaran acara serta memperluas manfaat bagi masyarakat sekitar.
Melalui acara Kado Sehat, Klinik Gigi Dentes dan Klinik Rheuma berharap agar masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan tubuh dan gigi sejak dini. Ke depannya, kegiatan serupa akan kembali hadir agar semakin banyak masyarakat yang bisa merasakan manfaatnya. (H-2)
Kegiatan bertema Cek Gigi dan Gusi Bebas Biaya, Bebas Cemas, Bebas Ribet pada 8–10 Oktober 2025 ini memberikan edukasi dan pemeriksaan gigi gratis bagi lebih dari 750 peserta.
LEBIH dari 500 siswa di delapan TK dalam wilayah Tangerang Selatan menikmati layanan pemeriksaan gigi serta edukasi kesehatan.
Ketiga masalah itu adalah ketidakharmonisan susunan gigi (maloklusi), gigi berlubang, serta masih rendahnya kesadaran akan perawatan gigi preventif secara rutin.
Bedah ortognatik merupakan prosedur korektif untuk menangani kelainan posisi rahang yang dapat memengaruhi fungsi mengunyah, berbicara, bernapas, serta estetika wajah.
Menjaga kesehatan gigi dan mulut sejak usia dini menjadi fondasi penting bagi tumbuh kembang anak.
Infeksi HIV/AIDS tak hanya berdampak sistemik, tetapi juga sering kali memunculkan gejala di rongga mulut yang dapat menjadi indikator awal infeksi.
Pembiaran bisa berpotensi menyebabkan pembengkakan gusi atau lubang semakin besar, dan pada akhirnya, kemungkinan terburuk adalah gigi harus dicabut.
Masyarakat cenderung menunda melakukan perawatan gigi karena kekhawatiran pada harga yang tidak pasti dan kurangnya informasi mengenai layanan yang dibutuhkan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved