Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBUAH gambar yang diunggah Presiden Joko Widodo di Twitter menghebohkan media sosial baru-baru ini.
Gambar yang memperlihatkan seseorang berjaket dan membawa lentera itu nyaris sama dengan unggahan salah satu media Turki.
Menanggapi hal tersebut, Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin buka suara.
Baca juga: Terus Ditelepon Presiden, Luhut Beberkan Pesan Jokowi
Ia menjelaskan ilustrasi yang diunggah kepala negara itu berasal dari sebuah situs konten kreatif digital berbayar.
"Tim kami sudah berlangganan sejak lama dan masih memiliki subscription yang aktif sehingga diperbolehkan untuk menggunakan dan memodifikasinya. Penggunaan yang kami lakukan juga kami sesuaikan dengan syarat dan ketentuan yang berlaku dari situs tersebut," terang Bey kepada wartawan, Selasa (13/7).
Penggunaan ilustrasi berbayar merupakan hal wajar seiring berkembangnya creative source, termasuk dalam hal design grafis, musik, klip video dan lain sebagainya.
"Kesamaan desain pada suatu konten dapat terjadi karena siapa saja yang berlangganan layanan situs konten kreatif tersebut bisa mengunduh desain yang sama," tandas Bey. (OL-1)
Gangguan Twitter X Down ini terpantau terjadi di berbagai wilayah, mulai dari Amerika Serikat, Eropa, hingga Indonesia.
Platform X (Twitter) mengalami gangguan global kedua dalam sepekan. Pengguna keluhkan lini masa kosong dan error 503. Simak update terbarunya.
Setelah selesai di install, gunakan mode tablet atau landscape agar tampilan lebih nyaman, aktifkan notifikasi penting saja supaya tidak boros baterai, dan update aplikasi
X (d/h Twitter) kembali mengutak-atik cara platform menangani tautan eksternal. Postingan ber-link cenderung kalah perform dibanding konten asli
Tweet bisa berupa teks, gambar, video, tautan, atau polling, dan memiliki batasan karakter tertentu, awalnya 140, kini 280 karakter untuk pengguna biasa.
Eks CEO Parag Agrawal dan petinggi Twitter lainnya capai kesepakatan penyelesaian US$128 juta dengan Elon Musk dan X Corp.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved