Headline
Koruptor mestinya dihukum seberat-beratnya.
Transisi lingkungan, transisi perilaku, dan transisi teknologi memudahkan orang berperilaku yang berisiko.
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengaku kerap dihubungi Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengenai perkembangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat Jawa-Bali.
"Bisa saya hitung bahwa setiap harinya 2-3 kali Presiden menghubungi saya untuk menanyakan perkembangan dan kendala dari kebijakan PPKM darurat ini," kata Luhut dalam akun sosial medianya @luhut.pandjaitan, Senin (12/7).
Dia pun membeberkan saat ditelepon Jokowi, ada pesan yang disampaikan Luhut dalam penerapan kebijakan pengetatan aktivitas ini hingga (20/7) mendatang. Luhut sendiri bertindak sebagai Koordinator PPKM darurat untuk menekan laju kasus covid-19.
"Di akhir pembicaraannya, presiden selalu menyampaikan ke saya sebagai bawahannya agar selalu mengutamakan kepentingan rakyat kecil. Jangan sampai ada masyarakat yang susah makan karena adapemberlakuan kebijakan ini, begitu kata beliau," ucap Luhut.
Menko Marves menyebut, pemerintah tengah mencari jalan keluar terbaik dari semua masalah yang ada, mulai dari pasokan oksigen, ketersediaan tempat tidur, obat-obatan covi-19 hingga bantuan untuk masyarakat kecil yang rentan terdampak pandemi covid-19.
Dia menegaskan, kunci menekan penularan covid-19 ialah pengendalian mobilitas warga. Berdasarkan analisis pihaknya, dibutuhkan sekitar penurunan mobilitas warga sebesar -30% untuk covid-19 varian alpha dan -50% untuk varian delta agar jumlah kasus covid-19 di wilayah tersebut dapat menurun.
"Saya kira pengendalian pergerakan masyarakat merupakan faktor kunci keberhasilan program PPKM darurat, selain penerapan prokes yang ketat dilapangan serta aksesibiltas vaksin di masyarakat. Mari kita pergunakan energi besar kita ini untuk saling mendukung dan membantu seluruh langkah baik," tandas Luhut.
Sebelumnya, Kemenko Marves misalnya mencatat kondisi Wilayah DKI Jakarta dalam Indeks mobilitas secara keseluruhan pada Minggu (4/7) masih di bawah target 50%, yakni baru mencapai -18,6% yang diperoleh dari Google Mobility sebesar -22,5% dan Facebook Mobility sebesar -15,7%. Hal ini digambarkan dari anggota yang aktif sebanyak 1.406 dari 7.817 orang. (OL-12)
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved