Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 24 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang gagal dalam tes wawasan kebangsaan (TWK) akan menjalani diklat bela negara. Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyebut pelatihan itu bisa berlangsung hingga 13 minggu.
"Diklat bela negara itu macam-macam ternyata, kurikulumnya, jangka waktunya, ada yang enam minggu, 13 minggu, dan lain-lain," kata Kepala BKN Bima Haria di Kantor Komnas HAM, Jalan Latuharhary, Jakarta Selatan, Selasa (22/6).
Bima mengatakan lamanya latihan itu akan ditentukan KPK dan Kementerian Pertahanan. Peserta yang lulus bakal langsung diangkat menjadi aparatur sipil negara (ASN).
Baca juga: BKN Klaim TWK Paling Pas untuk Menguji Pegawai KPK
Bima mengaku pihaknya tidak mengetahui pasti waktu pelaksanaan diklat itu.
Dalam hal ini tugas BKN hanya memproses berkas pegawai yang dinyatakan lolos dari diklat tersebut.
"BKN hanya menerima nanti misalnya dari 24 itu sudah selesai, oh ini yang bisa dijadikan ASN ya kita terima saja. Kita minta formasi ke Menpan, kemudian BKN menetapkan NIP, tapi BKN tidak memutuskan mana yang lulus mana yang tidak," tutur Bima. (OL-1)
Pensiunan harus menjaga keamanan data pribadi dan tidak memberikan informasi penting kepada pihak yang tidak dapat dipastikan kebenarannya.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pencairan tunjangan hari raya (THR) bagi aparatur sipil negara (ASN) diperkirakan akan rampung dalam waktu sekitar satu pekan ke depan.
KPK menanggapi peluang pengembalian 57 mantan pegawai yang tidak lulus tes wawasan kebangsaan (TWK) 2021 setelah Komisi Informasi Pusat memerintahkan BKN membuka hasil tes.
TERNYATA fenomena honorer tidak hanya terdapat di lingkungan guru di persekolahan, di lingkungan perguruan tinggi pun telah lazim terjadi.
Kejagung menggeledah 16 lokasi terkait dugaan korupsi ekspor CPO, menyita dokumen, alat elektronik, dan mobil mewah. 11 tersangka ditahan 20 hari.
PENDIDIKAN bermutu tidak pernah lahir dari ruang hampa. Ia tumbuh dari tangan-tangan guru yang bekerja dengan dedikasi, ketenangan batin, dan rasa aman dalam menjalani profesinya.
Para siswa Menwa Mahawarman juga mendapatkan pembekalan kepemimpinan dan nilai-nilai kebangsaan
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menegaskan bahwa bela negara merupakan hak warga negara. Hal itu diwujudkan dalam upaya pembebasan sandera kelompok Abu Sayyaf di kawasan Filipina.
SEKRETARIS Jenderal Kementerian Agama (Kemenag) Kamaruddin Amin, mengatakan, penguatan nilai-nilai moderasi beragama di generasi muda adalah yang yang fundamental.
CPNS di lingkungan Kemendukbangga/BKKBN mengikuti Pelatihan Pembinaan Kesadaran Bela Negara.
Pelatihan ini menyoroti tiga pilar utama kepemimpinan, yaitu purpose, integrity, dan empathy.
Bela negara kini tidak berhenti pada ranah pertahanan, tetapi juga merambah sektor pangan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved