Rabu 02 Juni 2021, 20:32 WIB

Indonesia Harap Uni Eropa Wujudkan Kemerdekaan Palestina

Mediaindonesia.com | Politik dan Hukum
Indonesia Harap Uni Eropa Wujudkan Kemerdekaan Palestina

AFP/Mahmud Hams.
Seorang bocah Palestina duduk di dekat bangunan tempat tinggal yang dihancurkan selama serangan Israel baru-baru ini, Selasa (1/6).

 

MENTERI Luar Negeri Retno Marsudi menyampaikan harapannya kepada Uni Eropa (UE) agar mendukung dan mewujudkan kemerdekaan Palestina. Hal tersebut disampaikan Menlu Retno dalam pertemuan dengan Perwakilan Tinggi UE untuk Urusan Luar Negeri dan Kebijakan Keamanan Josep Borrell di Jakarta, Rabu (2/6), atau hampir dua pekan sejak gencatan senjata dicapai antara Israel dan kelompok perlawanan Palestina, Hamas, di Jalur Gaza.

"Mengenai Palestina, kami sempat bertukar pikiran dan posisi Indonesia yaitu satu, menyambut baik gencatan senjata dan berharap semua pihak berkomitmen untuk menjaga situasi yang kondusif," kata Retno saat menyampaikan pernyataan pers tentang pertemuannya dengan pejabat tinggi UE. Ia menegaskan pentingnya mencegah terjadinya kembali lingkaran kekerasan dengan menyelesaikan isu utama yaitu mengakhiri penjajahan Israel atas Palestina.

"Melalui negosiasi yang kredibel untuk mewujudkan kemerdekaan Palestina berdasarkan solusi dua negara dan parameter yang telah disepakati secara internasional," tutur dia.

Menyuarakan pandangan yang sama tentang solusi dua negara, perwakilan tinggi UE Josep Borrell mengharapkan prinsip tersebut tidak hanya terus diulang sebagai sekadar retorika, tetapi harus dapat diterjemahkan dalam tindakan nyata. "Jika kita benar-benar yakin ini adalah solusi, kita harus lebih aktif untuk mendorong solusi ini menjadi kenyataan dan bukan kalimat yang sebenarnya tidak membuat perbaikan bagi bangsa Palestina," kata Borrell.

Lebih lanjut, Borrell menjelaskan bahwa gencatan senjata ini menjadi momentum yang baik untuk para pihak saling bekerja dan terlibat dalam upaya baru untuk proses pemeliharaan perdamaian dan negosiasi di Timur Tengah. Gencatan senjata antara Israel dan kelompok perlawanan Palestina, Hamas, tercapai atas mediasi yang dilakukan Mesir.

Sebagai tindak lanjut, Mesir akan memfasilitasi negosiasi pertukaran tahanan antara Israel dan Hamas yang diharapkan dapat mendukung gencatan senjata permanen. Sementara itu, Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pekan lalu sepakat untuk meluncurkan penyelidikan internasional atas dugaan kejahatan yang dilakukan selama konflik 11 hari antara Israel dan Hamas di Gaza.

 

Penyelidikan independen akan memiliki mandat luas untuk menyelidiki semua dugaan pelanggaran, tidak hanya di Gaza dan Tepi Barat yang diduduki, tetapi juga di Israel selama permusuhan yang dihentikan oleh gencatan senjata pada 21 Mei. Michelle Bachelet, Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia, sebelumnya mengatakan kepada dewan bahwa serangan mematikan Israel di Gaza mungkin merupakan kejahatan perang dan bahwa Hamas telah melanggar hukum humaniter internasional dengan menembakkan roket ke Israel. (Ant/OL-14)

 

Baca Juga

MI/BAYU ANGGORO

KPK Kembali Mengingatkan Pelaku Korupsi Dana Kebencanaan Terancam Hukuman Mati

👤Bayu Anggoro 🕔Senin 05 Desember 2022, 22:20 WIB
Penyaluran bantuan bencana yang menggunakan dana negara baik APBD maupun APBN rawan...
ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga

Yasonna: Malu Kita Masih Memakai Hukum Belanda

👤Anggi Tondi Martaon 🕔Senin 05 Desember 2022, 21:03 WIB
Yasonna menyampaikan pengesahan revisi KUHP dinilai sesuatu hal yang sangat urgent. Sebab, dianggap sebagai suatu kebanggaan bagi...
Ist

Ketua DPD Serap Aspirasi GMPG terkait Pemilu 2024

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 05 Desember 2022, 20:55 WIB
Ketua DPD akan menyampaikan hal tersebut kepada pemerintah. Karena, amanat Presiden di KPU jelas mengatakan bahwa proses pemilu harus...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya