Kamis 20 Mei 2021, 16:48 WIB

KPK Pastikan Panggil Lagi Azis Syamsuddin

Dhika Kusuma Winata | Politik dan Hukum
KPK Pastikan Panggil Lagi Azis Syamsuddin

Ilustrasi
KPK

 

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan akan kembali memanggil Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin terkait kasus suap yang melibatkan Wali Kota Tanjungbalai M Syahrial dan penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju. Azis sebelumnya tak memenuhi panggilan pertama.

"Kami pastikan penyidik akan memanggil ulang saksi Azis Syamsuddin. Untuk waktunya akan kami informasikan lebih lanjut. Kami akan tuntaskan dan ungkap perkara tersebut seterang-terangnya," kata Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri, Kamis (20/5).

Ali Fikri mengatakan KPK akan mengungkap kasus itu secara tuntas. KPK juga berpegang pada alat bukti dan berjanji tak pandang bulu dalam penanganan kasus itu. Sepanjang ada kecukupan alat bukti, komisi antirasuah tak akan segan menetapkan tersangka lain.

Baca juga: Kerugian Korupsi di ASABRI Berkurang Rp1 Triliun

Sebelumnya, Dewan Pengawas KPK memeriksa Azis Syamsuddin pada 17 Mei lalu. Azis dimintai keterangan terkait kasus etik penyidik Stepanus Robin yang tengah diusut Dewas. Adapun Dewas saat ini tengah menelisik dugaan pelanggaran etik penyidik Stepanus Robin lantaran diduga menerima suap dari Wali Kota Tanjungbalai.

Azis Syamsuddin sebelumnya juga sempat dipanggil penyidik KPK pada 7 Mei lalu. Hanya saja, politikus Partai Golkar tidak memenuhi lantaran ada agenda kegiatan.

Terkait Azis, KPK sebelumnya sudah meminta Ditjen Imigrasi menerbitkan pencegahan keluar negeri. Azis sudah dilarang ke luar negeri sejak April lalu.

Baca juga: Besok, MKD Gelar Pleno Sikapi Laporan Terkait Azis Syamsuddin

Nama Azis Syamsuddin turut terseret dalam kasus itu lantaran diduga mengenalkan penyidik Stepanus Robin kepada Wali Kota Syahrial. KPK menyebutkan ada pertemuan di rumah Azis Syamsuddin pada Oktober 2020. Diduga, pertemuan itu membicarakan soal kasus jual-beli jabatan di Pemkot Tanjungbalai yang tengah ditangani komisi antirasuah.

Dalam kasus itu, penyidik Stepanus Robin diduga telah menerima suap Rp1,3 miliar dari komitmen Rp1,5 miliar. Dia menjanjikan kasus tak naik ke penyidikan meski ujungnya perkara itu tetap lanjut. KPK menetapkan tiga tersangka yakni AKP Stepanus Robin Pattuju, Wali Kota Syahrial, dan seorang advokat Maskur Husain. Ketiganya sudah ditahan. (OL-2)

VIDEO TERKAIT:

Baca Juga

ANTARA FOTO/Reno Esnir

PDIP: Arteria Dahlan Dahlan Sudah Diberi Sanksi Peringatan

👤Mediaindonesia 🕔Kamis 27 Januari 2022, 20:29 WIB
Menurut Hasto, hal ini menjadi pelajaran bagi Arteria dan seluruh kader meskipun apa yang disampaikan Arteria dalam kapasitas...
Divisi Humas Polri

Kapolri Komit Jadikan Kantor Polisi Ramah Disabilitas

👤Golda Eksa 🕔Kamis 27 Januari 2022, 20:14 WIB
Pada 2022, target beberapa fasilitas yang dibangun untuk penyandang disabilitas dan kelompok rentan yaitu 730 ruang ramah...
MI/DWI APRIANI

Imparsial: Kekerasan terhadap Pembela HAM Terus Terjadi

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Kamis 27 Januari 2022, 20:05 WIB
Bentuk kekerasan paling tinggi dialami pembela HAM yakni serangan fisik. Kemudian, kriminasilasi atau...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya