Selasa 27 April 2021, 12:57 WIB

TPNPB OPM Mengaku Siap Berunding Dengan Pemerintah

Emir Chairullah | Politik dan Hukum
TPNPB OPM Mengaku Siap Berunding Dengan Pemerintah

Sebby Sambom. phaul-heger.blogspot.com
Juru Bicara Tentara Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (PNPB-OPM), Sebby Sambom.

 

TENTARA Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB)-OPM menolak anggapan sebagian kalangan apabila pihaknya dianggap sebagai kelompok teroris. Menurut Juru Bicara TPNPB Sebby Sambom, pihaknya berjuang mendapatkan kemerdekaan masyarakat Papua untuk lepas dari Indonesia.

"TPNPB bukan teroris. Sebab PBB dan seluruh dunia ketahui bahwa TPNPB berjuang untuk hak politik kemerdekaan. Itu sudah cukup," katanya ketika dihubungi mediaindonesia.com, Selasa (27/4).

Dirinya menyebutkan, walaupun menolak anggapan sebagai teroris, pihaknya akan meladeni kemungkinan aksi militer yang akan dilakukan di Papua pasca tertembaknya Kepala BIN Papua Brigjen TNI I Gusti Putu Danny Karya Nugraha di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak. Pasalnya, TPNPB akan melakukan perlawanan di wilayah yang mereka kuasai selama ini.

"Kami ingatkan presiden untuk tidak tunjukan kebodohannya kepada publik. Presiden akan korbankan prajuritnya sendiri, karena pasukan TNI/Polri tidak punya dasar hukum secara adat untuk perang lawan kami penguasa tanah Papua," jelasnya.

Mengenai kemungkinan munculnya korban dari kalangan masyarakat sipil apabila aksi militer diterapkan aparat keamanan, Sebby mengaku tidak peduli. "Itu tanggung jawab Indonesia di hukum internasional. PBB dan masyarakat internasional akan pantau apa yang terjadi di Papua," tegasnya.

baca juga: Penembakan Papua

Walaupun demikian, ungkap Sebby, pihaknya tetap membuka peluang untuk bernegosiasi dengan pemerintah untuk mengakhiri kekerasan.

"Presiden Jokowi mesti membuka diri untuk bersedia duduk di meja perundingan dengan tim juru runding TPNPB-OPM," pungkasnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi memerintahkan Panglima TNI dan Kapolri untuk mengejar dan menangkap seluruh anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB). Jokowi juga menegaskan tidak ada tempat bagi kelompok tersebut di Papua. (OL-3)

Baca Juga

Antara/Hafidz Mubarak A

Pemulangan Adelin Lis ke Jakarta Turut Dikawal Polisi Singapura

👤Tri Subarkah 🕔Sabtu 19 Juni 2021, 23:30 WIB
Di dalam pesawat, Leonard menjelaskan bahwa Adelin duduk di kursi nomor 57T. Sementara itu, dua petugas Korps Adhyaksa mengapitnya di kursi...
MI/Ardi Teristi Hardi

Wacana Presiden Tiga Periode, Golkar : Butuh Energi Besar 

👤Ardi Teristi Hardi 🕔Sabtu 19 Juni 2021, 22:15 WIB
"Itu (presiden tiga periode) kan, kita perlu energi yang besar. Kita harus melakukan amandemen UUD 45 kalau kita mau mengubah presiden...
Antara/Fauzan

Tiba di Jakarta, Buronan Adelis Lis Langsung Jalani Eksekusi

👤Tri Subarkah 🕔Sabtu 19 Juni 2021, 21:46 WIB
Usai dijemput langsung oleh Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin di bandara, Adelin lantas diboyong ke Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Pungli Tetap Marak Pak Satgas!

Pungli di berbagai layanan publik terus menjadi masalah yang dialami masyarakat, bahkan di tengah kesulitan ekonomi akibat pandemi.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya