Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
DOSEN Ilmu Politik Universitas Airlangga Surabaya, Airlangga Pribadi mengatakan dalam situasi pandemi Covid-19 dan pemulihan ekonomi ini membutuhkan kementerian yang cekatan, responsif dan inovatif dalam menjalankan berbagai program.
"Saya melihat ada beberapa kementerian kurang menunjukkan kepemimpinan dan kualitas dalam menghadapi situasi krisis sosial dan ekonomi saat ini adalah Menko PMK, Menteri Koperasi dan UMKM, Menpora, Men/Kepala Bappenas, Menteri Pertanian dan Menteri Dikbud-Dikti," kata Airlangga dalam keterangan tertulis, Kamis (14/4).
Ia menambahkan bahwa staf kepresidenan belum menunjukkan prestasi dan capaian yang cukup jelas dalam berkinerja. Pimpinan KSP malah terlibat manuver politik di luar tugas utama.
Menurutnya keterlibatan pimpinan KSP Moeldoko dalam polemik kepemimpinan Partai Demokrat memberikan citra negatif bagi pemerintahan Presiden Joko Widodo.
Sementara itu Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto, kata Airlangga, mungkin bisa dipindah ke Kemeterian Koordinator Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan dan posisi Menko Perekonomian diserahkan ke Sri Mulyani atau sosok yang lebih independen namun kokoh secara politik. Menteri Ristek, Bambang Brojonegoro bisa diusulkan menjadi Mendikbud-Dikti-Ristek atau sebagai Menteri Investasi.
Airlangga juga mengusulkan agar posisi wakil menteri di berbagai kementerian segera diisi dengan sosok yang memiliki kecakapan dalam komunikasi politik yang baik agar dapat membantu menteri dalam menjembatani antara Negara dan masyarakat.
"Posisi Wakil Menteri yang selama ini masih kosong agar diaktifkan atau diisi dengan sosok yang memiliki kemampuan substansi dan komunikasi politik yang baik dengan masyarakat. Situasi seperti ini membutuhkan pemimpin yang inovatif yang memiliki kemampuan sebagai jembatan politik antara negara dan masyarakat," sarannya saat menanggapi isu reshuffle kabinet.
Lebih lanjut Airlangga Pribadi menilai saat ini adalah waktu yang tepat untuk memberikan ruang kepada sosok muda yang penuh semangat namun mumpuni untuk memperkuat tim kepresidenan.
"Sosok muda namun memiliki integritas tinggi serta semangat dalam membangun bangsa layak untuk mewarnai wajah kabinet atau mendampingi Presiden dalam mengawal program priorotas, saya melihat ada beberapa nama seperti Wisnutama dan Hanif Dhakiri, yang pernah menjadi menteri, kemudian Yenny Wahid yang memiliki basis massa kuat dengan intelektual beliau yang melekat. Ada Dimas Oky Nugroho, pernah berada di kantor staf kepresidenan, yang saya yakin mampu membaca arah kebijakan prioritas. apalagi dia saat ini sebagai staf ahli menko perekonomian, Kementerian yang memiliki peranan penting dalam melewati situasi krisis pandemi. Juga ada Najwa Shihab yang merupakan sosok muda,mewakili keterlibatan perempuan dalam politik,"tandas Airlangga.
baca juga: Pengamat Paparkan Dua Kemungkinan Penyebab Reshuffle
Figur muda yang dimaksud oleh Airlangga adalah figur yang matang dalam berpikir serta memahami agenda pemerintah.
"Saya pikir anak muda namun harus cukup matang dan energik, serta dapat memahami agenda prioritas pemerintah, serta mampu mengadvokasi isu-isu demokrasi, pemberdayaan sosial ekonomi dan komunikasi politik terhadap rakyat," ujar Airlangga Pribadi. (OL-3)
Purbaya menegaskan Juda Agung memiliki kapasitas dan pengalaman yang mumpuni untuk melanjutkan sejumlah agenda strategis.
Prabowo juga melantik Adies Kadir sebagai Hakim Mahkamah Konstitusi (MK).
Sikap aktif Seskab Teddy di media sosial merupakan bentuk strategi komunikasi yang bertujuan melindungi otoritas tertinggi negara.
Setelah mendapatkan persetujuan dari para peserta sidang yang diiringi ketukan palu, Rano kemudian membacakan poin kesimpulan kedua yang berfokus pada pembenahan internal.
Data survei juga mengungkap fakta menarik bahwa penolakan ini tidak terkonsentrasi pada satu kelompok demografi atau politik tertentu
SATU tahun pemerintahan Prabowo-Gibran dinilai berjalan mulus bukan karena kinerja pemerintah yang efisien, melainkan karena lemahnya peran DPR
MENTERI Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan tidak ada reshuffle kabinet di istana, hari ini (28/1).
MENTERI Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan istana belum membahas soal adanya isu reshuffle kabinet. melainkan pelantikan dewan energi nasional
KEPALA Staf Kepresidenan Muhammad Qodari menuturkan apabila reshuffle kabinet Merah Putih merupakan hal wajar. Sebab, saat ini jabatan Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) kosong
SEKRETARIS Negara Prasetyo Hadi membantah adanya isu perombakan (reshuffle) kabinet. Menurutnya, makna reshuffle yang beredar luas di publik tidak benar.
Isu perombakan kabinet kembali menguat seiring santernya kabar nama Wakil Ketua Komisi I DPR RI dari Fraksi Gerindra, Budi Djiwandono, yang disebut-sebut berpeluang masuk ke jajaran eksekutif
Pemerintahan Prabowo-Gibran genap berusia satu tahun pada 20 Oktober 2025. Dari sektor ekonomi, beberapa capaian mendapat apresiasi. Namun sejumlah catatan juga dinilai masih berantakan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved