Kamis 04 Maret 2021, 00:02 WIB

Belum Ada Tersangka Baru Kasus Oknum Polisi Jual Senjata ke KKB

mediaindonesia.com | Politik dan Hukum
Belum Ada Tersangka Baru Kasus Oknum Polisi Jual Senjata ke KKB

MI/Andri Widiyanto
Kepala Biro Penerangan masyarakat Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono

 

KEPALA Biro Penerangan masyarakat Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono mengatakan kasus dua oknum polisi menjual senjata api kepada kelompok kriminal bersenjata (KKB) masih didalami, hingga kini belumada penambahan tersangka baru.

‘’Masih dua orang itu, masih didalami juga oleh Polda Papua dan Polda Maluku untuk sementara masih dua anggota itu,''; kata Rusdi di Jakarta, Rabu (3/3)

Rusdi menyebutkan, oknum polisi yang menjual senjata api dan amunisi ilegal kepada KKB Papua menjabat sebagai anggota Sabara.

‘’Itu di fungsi sabara hanya karena berteman kemudian timbul komunikasi dengan yang terjadi, jadi hanya pertemanan, ternyata lebih jauh lagi pertemanan itu, ya akhirmya terlibat dalam kelompok yang jual senjata,’’ kata Rusdi.

Menurut Rusdi, hasil pendalaman terhadap para tersangka, jual beli senjata menguntungkan secara ekonomi.

‘’Satu butir peluru itu pasti ada harganya apalagi sampe satu pucuk senjata, itupun ada harganya. Tentunya menguntungkan secara ekonomi untuk secara besarannya masih didalami lagi, yang pasti menguntungkan,’’ ujarnya

Baca juga : Enam Laskar FPI yang Tewas Jadi Tersangka

Dua anggota polisi yang berasal dari Polresta Ambon dan Polres Pulau Lease diduga menjual senjata api dan amunisi ilegal kepada KKB di Papua.

Divisi Propam Polri mengirimkan tim khusus untuk membantu Propam Polda Maluku menyelidiki kasus penjualan senjata api kepada KKB Papua yang diduga dilakukan dua oknum polisi di Maluku.

Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol M Roem Ohoirat mengatakan penangkapan dua oknum polisi itu berawal dari penangkapan pembelinya di Papua Barat.

‘’Mulanya Polres Bintuni, Papua Barat, menangkap warga yang membelinya beserta barang bukti berupa senjata api. Lalu (kasus) dikembangkan dan ditangkap (oknum anggota Polri),’’kata Roem.(Ant/OL-2)

 

Baca Juga

dok.pnjakartaselatan.go.id

Pengadilan Putuskan Ninja Xpress Bayar Rp13 Milliar ke Konsumen

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 14 April 2021, 15:08 WIB
PT Digital Commerce Indonesia (PT DCI) di Pengadilan Negeri Jaksel memenangkan gugatan wanprestasi terhadap perusahaan ekspedisi Ninja...
Antara/ Reno Esnir.

Merasa Dijebak, Penyuap Kasus Ekspor Benur Minta Dibebaskan

👤Tri Subarkah 🕔Rabu 14 April 2021, 14:03 WIB
Aldwin mengklaim kliennya merupakan korban dari praktik korupsi yang...
MI/Rommy Pujianto

KLHK Tangkap Lima Pembom Ikan di Taman Nasional Komodo

👤¬†Atalya Puspa 🕔Rabu 14 April 2021, 13:42 WIB
Tim operasi gabungan menahan lima orang pembom ikan dan menyita perlengkapan penangkapan ikan yang merusak, di kawasan Taman...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Tajamnya Lancang Kuning di Lapangan

 Polda Riau meluncurkan aplikasi Lancang Kuning untuk menangani kebakaran hutan dan lahan. Berhasil di lapangan, dipuji banyak kalangan.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya