Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
AWAL tahun 2021, pasien Covid-19 di Indonesia melontak hingga di atas satu juta kasus. Dari jumlah tersebut, tidak semua pasien bergejala tertampung di rumah sakit, bukan tidak mungkin akan menyebabkan kembali tingginya angka kematian.
Untuk itu, Kementerian Kesehatan menginstruksikan kepada semua rumah sakit (RS) untuk melakukan peningkatan kapasitas tempat tidur melalui konversi persediaan tempat tidur.
Saat memimpin tim kunjungan kerja spesifik Komisi IX DPR RI ke RSUP dr. Sitanala, Tangerang, Banten, Kamis (4/2/2021), Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Emanuel Melkiades Laka Lena mengatakan, konversi ini dilakukan pada tempat tidur yang sebelumnya digunakan untuk layanan non Covid-19 sekarang dialihkan untuk layanan Covid-19.
Hal ini dikarenakan pihak RS sulit melakukan penambahan tepat tidur karena keterbatasan sarana prasarana peralatan dan tenaga kesehatan.
“Kami ingin memastikan bahwa apa yang menjadi keinginan pemerintah untuk menambah kapasitas tempat tidur untuk penanganan Covid-19 itu betul-betul dilaksanakan. Tadi dari laporan dirut RSUP dr. Sitanala, mereka sudah melakukan penyesuaian. Dimana setengah dari tempat tidur RSUP dr. Sitanala sudah disiapkan untuk penanganan Covid-19,” tutur Melki.
Kepada pihak RSUP dr. Sitanala, Melki menekankan, dalam melakukan pelayanan pasien Covid-19 tidak serta merta mengesampingkan pasien non Covid-19, terlebih bagi pasien yang memiliki penyakit komorbid misalnya hipertensi, jantung, diabetes mellitus, dan penyakit katastropik lainnya.
Politikus Fraksi Partai Golkar ini berharap pemerintah daerah juga turut berpartisipasi melalui anggarannya turut serta dalam menyediakan kebutuhan logistik seperti obat-obatan dan alat kesehatan yang diperlukan pihak rumah sakit.
Terkait pembayaran terhadap klaim dari rumah sakit yang seringkali terlambat, legislator dapil Nusa Tenggara Timur II itu mengatakan, memang masih perlu perbaikan.
Komisi IX DPR RI akan membahas lebih lanjut dengan Kemenkes, BPJS bidang Kesehatan, sehingga tidak ada lagi keterlambatan pembayaran klaim dari pemerintah. Dengan begitu, penanganan Covid-19 berjalan dengan baik serta pelayanan rumah sakit terganggu.
“Terkait klaim pembayaran rumah sakit yang sering terlambat karena ada beberapa persyaratan yang kurang, kedepan kita akan komunikasikan dengan pihak terkait untuk menyederhanakan dan mempermudah proses klaim, agar tidak lama seperti sekarang,” pungkas Melki.
Dalam paparannya, direktur RSUP dr. Sitanala dr. Afrizal Hasan menerangkan, pihaknya pada tahun 2021 ini sudah melakukan konversi tempat tidur. Pada tahun 2020, tempat tidur untuk pasien Covid-19 berjumlah 16 tempat tidur, namun di awal 2021 ini pihaknya sudah melakukan penambahan menjadi 100 tempat tidur untuk pasien Covid-19. (RO/OL-09)
Komisi Pencari Fakta (KPF) Masyarakat Sipil menyerahkan laporan lengkap hasil investigasi kerusuhan Agustus 2025 ke enam lembaga negara
anggota dpr Nyoman Parta, berharap masyarakat Bali mulai menjauhkan diri dari praktik rasisme yang kerap diarahkan kepada warga pendatang.
Sufmi Dasco Ahmad mendesak percepatan izin Bea Cukai untuk bantuan diaspora Aceh di Malaysia yang tertahan di Port Klang agar segera disalurkan ke korban bencana Sumatra.
Pengamat ESA Unggul Jamiluddin Ritonga kritik usulan koalisi permanen Golkar untuk Prabowo, dinilai berisiko lemahkan DPR dan checks and balances.
Firman Soebagyo kritik impor garam Australia dan nilai pemerintah lemah lindungi petani lokal. Komisi IV DPR desak bangun industri garam nasional.
Anggota Komisi VII DPR RI Hendry Munief menyambut positif kebijakan pemerintah untuk memberikan diskon tiket pesawat domestik.
Secara umum sayuran berdaun memang jarang disajikan pada menu rumah sakit karena selain alasan praktis seperti penyimpanan dan pengolahan, juga sayuran berdaun cenderung tinggi purin.
Kemenkes menegaskan rumah sakit tidak boleh menolak pasien peserta PBI dengan status JKN nonaktif sementara hingga tiga bulan.
Mensos Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan bahwa tidak boleh ada rumah sakit atau fasilitas kesehatan yang menolak melayani pasien peserta BPJS segmen PBI
Penyakit jantung masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia, dengan angka kejadian yang terus meningkat seiring perubahan gaya hidup.
Saat ini, fasilitas kesehatan maupun SDM kesehatan di Indonesia sudah sangat baik dan tidak kalah dengan rumah sakit di Malaysia maupun Singapura.
Biaya pengobatan di Penang, termasuk tindakan medis serius, seringkali lebih terjangkau daripada RS swasta premium di Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved