Rabu 27 Januari 2021, 23:13 WIB

Kapolri Listyo Sanjung Kepemimpinan Idham Aziz

Rahmatul Fajri | Politik dan Hukum
Kapolri Listyo Sanjung Kepemimpinan Idham Aziz

Antara/Reno Esnir
Sertijab virtual jabtan Kapolri

 

KAPOLRI Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyanjung Jenderal Idham Aziz saat serah terima jabatan hari ini. 

Listyo mengatakan pola kepemimpinan Jenderal Idham Azis selama menjadi Kapolri berjalan sangat baik. Bahkan, ia menilai sosok Idham Aziz diibaratkan sebagai elang pemimimpin.

Listyo menyebut Idham Aziz sebagai elang pemimpin karena karakternya yang bertanggungjawab atas semua perbuatan anggotanya.

"Beliau juga merupakan sosok pimpinan yang berani dan bertanggung jawab senantiasa membela dan memperhatikan dan melindungi anggotanya," ucap Listyo dalam sambutannya saat serah terima jabatan Kapolri di Mabes Polri, Rabu (27/1).

Selain itu, Listyo menilai Idham Aziz tak pernah menunjukkan siapa dirinya agar ditakuti. Ia mengatakan Idham Aziz selalui mengutamakan hasil kerja daripada banyak bicara dan pencitraan.

Baca juga : Apjati Harapkan Kapolri Listyo SP Prioritaskan Berantas TPPO PMI

"Elang pemimpin itu tidak perlu melahirkan dirinya seperti burung merak burung nuri ataupun burung kepodang untuk di segani dan dikenal oleh lawan dan kawan. Ini sejalan dengan pribadi beliau bapak Idham Azis yang tidak suka melakukan pencitraan dalam bekerja. Namun lebih mengutamakan hasil dan kerja nyata," ungkapnya.

Lebih lanjut, Listyo mengatakan Idham Aziz memiliki sifat yang tenang dalam mengambil keputusan.

"Pemimpin yang punya sense of awareness yang tinggi namun sisi lain kepekaan tersebut diikuti dengan fokus dan ketenangan dalam mengambil setiap keputusan dan tindakan," ujarnya. (OL-7)

Baca Juga

AFP

Kasus HAM Sulit Selesai, Komjak Soroti Landasan Hukum

👤Tri Subarkah 🕔Rabu 03 Maret 2021, 04:50 WIB
Komjak mendorong pemerintah dan DPR untuk merumuskan landasan hukum dalam bentuk undang-undang...
Antara/Indrianto Eko

Nurhadi Dituntut 12 Tahun Penjara

👤Tri Subarkah 🕔Selasa 02 Maret 2021, 22:39 WIB
Sebelum merumuskan tuntutan, JPU KPK telah memeriksa 50 orang saksi dan 2 orang ahli. Adapun barang bukti terkait kasus dugaan suap...
MI/Susanto

Yusril: Pencabutan Aturan Minol Harus Direvisi dengan Perpres Baru

👤Antara 🕔Selasa 02 Maret 2021, 21:49 WIB
Presiden harus menerbitkan peraturan presiden baru yang berisi perubahan atas peraturan tersebut, khususnya menghilangkan ketentuan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya