Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
KAPOLRI Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyanjung Jenderal Idham Aziz saat serah terima jabatan hari ini.
Listyo mengatakan pola kepemimpinan Jenderal Idham Azis selama menjadi Kapolri berjalan sangat baik. Bahkan, ia menilai sosok Idham Aziz diibaratkan sebagai elang pemimimpin.
Listyo menyebut Idham Aziz sebagai elang pemimpin karena karakternya yang bertanggungjawab atas semua perbuatan anggotanya.
"Beliau juga merupakan sosok pimpinan yang berani dan bertanggung jawab senantiasa membela dan memperhatikan dan melindungi anggotanya," ucap Listyo dalam sambutannya saat serah terima jabatan Kapolri di Mabes Polri, Rabu (27/1).
Selain itu, Listyo menilai Idham Aziz tak pernah menunjukkan siapa dirinya agar ditakuti. Ia mengatakan Idham Aziz selalui mengutamakan hasil kerja daripada banyak bicara dan pencitraan.
Baca juga : Apjati Harapkan Kapolri Listyo SP Prioritaskan Berantas TPPO PMI
"Elang pemimpin itu tidak perlu melahirkan dirinya seperti burung merak burung nuri ataupun burung kepodang untuk di segani dan dikenal oleh lawan dan kawan. Ini sejalan dengan pribadi beliau bapak Idham Azis yang tidak suka melakukan pencitraan dalam bekerja. Namun lebih mengutamakan hasil dan kerja nyata," ungkapnya.
Lebih lanjut, Listyo mengatakan Idham Aziz memiliki sifat yang tenang dalam mengambil keputusan.
"Pemimpin yang punya sense of awareness yang tinggi namun sisi lain kepekaan tersebut diikuti dengan fokus dan ketenangan dalam mengambil setiap keputusan dan tindakan," ujarnya. (OL-7)
Gallup 2025 memberi skor 89 (Law and Order Index), peringkat 19 bagi Indonesia dari 144 negara.
Penempatan Polri di bawah kementerian justru berpotensi melemahkan efektivitas kerja kepolisian karena memperpanjang rantai birokrasi dan membuka ruang intervensi.
Ia menyoroti langkah Presiden yang telah membentuk Komisi Percepatan Reformasi Polri sebagai upaya yang seharusnya dihormati oleh parlemen.
Penempatan Polri di bawah kementerian berpotensi menimbulkan masalah baru dalam sistem komando dan pengambilan keputusan.
Salah satu poin fundamental dalam rekomendasi tersebut adalah penegasan kedudukan Polri sebagai alat negara yang berada langsung di bawah otoritas Presiden.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara tegas menyatakan bahwa Polri harus tetap berada langsung di bawah Presiden sebagai alat negara di bidang keamanan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved