Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
KAPOLRI Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyanjung Jenderal Idham Aziz saat serah terima jabatan hari ini.
Listyo mengatakan pola kepemimpinan Jenderal Idham Azis selama menjadi Kapolri berjalan sangat baik. Bahkan, ia menilai sosok Idham Aziz diibaratkan sebagai elang pemimimpin.
Listyo menyebut Idham Aziz sebagai elang pemimpin karena karakternya yang bertanggungjawab atas semua perbuatan anggotanya.
"Beliau juga merupakan sosok pimpinan yang berani dan bertanggung jawab senantiasa membela dan memperhatikan dan melindungi anggotanya," ucap Listyo dalam sambutannya saat serah terima jabatan Kapolri di Mabes Polri, Rabu (27/1).
Selain itu, Listyo menilai Idham Aziz tak pernah menunjukkan siapa dirinya agar ditakuti. Ia mengatakan Idham Aziz selalui mengutamakan hasil kerja daripada banyak bicara dan pencitraan.
Baca juga : Apjati Harapkan Kapolri Listyo SP Prioritaskan Berantas TPPO PMI
"Elang pemimpin itu tidak perlu melahirkan dirinya seperti burung merak burung nuri ataupun burung kepodang untuk di segani dan dikenal oleh lawan dan kawan. Ini sejalan dengan pribadi beliau bapak Idham Azis yang tidak suka melakukan pencitraan dalam bekerja. Namun lebih mengutamakan hasil dan kerja nyata," ungkapnya.
Lebih lanjut, Listyo mengatakan Idham Aziz memiliki sifat yang tenang dalam mengambil keputusan.
"Pemimpin yang punya sense of awareness yang tinggi namun sisi lain kepekaan tersebut diikuti dengan fokus dan ketenangan dalam mengambil setiap keputusan dan tindakan," ujarnya. (OL-7)
Penanganan kasus dipastikan berjalan paralel, baik dari sisi tindak pidana umum maupun pelanggaran kode etik profesi Polri.
Kapolri menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan pelanggaran berat yang mencoreng nama baik Korps Brimob Polri.
Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memerintahkan jajarannya untuk mengusut tuntas kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan anggota Brimob berinisial Bripda MS
Polri akan menangani secara transparan kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan anggota Brimob, Bripka MS, terhadap dua pelajar di Tual, Maluku
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan Polri akan menangani kasus Bripka MS yang diduga menganiaya dua pelajar di Maluku Tenggara hingga satu tewas secara transparan dan akuntabel.
Koordinator KontraS, Dimas Bagus Arya, meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau kembali proses hukum kerusuhan Agustus 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved