Rabu 20 Januari 2021, 15:15 WIB

Jalan Listyo Menuju Kursi Kapolri Dinilai Mulus

Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Politik dan Hukum
Jalan Listyo Menuju Kursi Kapolri Dinilai Mulus

MI/Susanto
Calon Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo saat menggelar konferensi pers.

 

KABARESKRIM Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo bakal dikukuhkan sebagai Kapolri, menggantikan Jenderal Idham Azis yang pensiun pada Februari mendatang.

Listyo menyisakan satu langkah terakhir, yaitu uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) di Komisi III DPR RI pada Rabu (20/11) ini.

Menurut pengamat kepolisian dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Bambang Rukminto, jalan Listyo menjadi pemimpin kepolisian akan mulus. Bahkan, saat berhadapan dengan anggota parlemen.

Baca juga: Komjen Listyo : Anggota tak Perlu lagi Lakukan Tilang

"Mulus-mulus saja. Dalam sejarah pemilihan Kapolri pasca Undang-Undang (UU) Nomor 2 Tahun 2002 disahkan, semua mulus-mulus saja di DPR. Sekadar formalitas saja, mengikuti mekanisme yang ada," tutur Bambang, Rabu (20/1).

Pasalnya, dukungan terhadap Listyo sudah terlihat sebelum fit dan proper test. Dari segi politik, Bambang menilai pemilihan Kapolri akan berujung aklamasi dengan nuansa dukungan. 

Menurut Bambang, anggota dewan yang mendukung atau pun tak mendukung, pada akhirnya harus seirama dengan hak prerogatif Presiden Joko Widodo.

"Tak ada penolakan secara frontal. Seperti biasanya politisi, tentu juga menghitung bargaining position mereka bila akan menolak. Makanya, fit and proper test itu hanya formalitas saja," pungkasnya.

Baca juga: DPR Pertimbangkan Aspirasi Masyarakat Soal Calon Kapolri

Bambang menyebut hanya ada satu pemilihan Kapolri yang berakhir anomali. Tepatnya saat Presiden mengusulkan nama Komisaris Jenderal Budi Gunawan sebagai Kapolri pada 2015 silam.

Namun, Budi akhirnya gagal jadi Kapolri seusai dirinya tersandung skandal kasus dugaan korupsi. Dia juga ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Diusulkan presiden, disetujui DPR, dan dianulir lagi oleh Presiden," tutupnya.(OL-11)

 

Baca Juga

Antara

Haedar Nashir Dorong Sejahrawan Muhammadiyah Berpikiran Terbuka

👤Ant 🕔Sabtu 27 November 2021, 23:24 WIB
Ia berharap sejarawan Islam, khususnya sejarawan Muhammadiyah, tidak terjebak pada...
MI/Ramdani

Jimly: Jangan Panik, Putusan MK Soroti Proses Pembentukan UU Ciptaker, Bukan Materinya

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 27 November 2021, 21:41 WIB
Pasalnya, yang disoroti MK ialah proses pembentukan UU, bukan...
ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

Rais Aam Perintahkan Muktamar Dipercepat, Panitia: Belum Diputuskan

👤Putra Ananda 🕔Sabtu 27 November 2021, 17:22 WIB
Rais Aam PBNU Miftachul Akhyar memerintahkan muktamar dilaksanakan pada 17...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya