Rabu 13 Januari 2021, 07:25 WIB

KPK Minta Pemerintah Keluarkan Aturan Lelang Barang Sitaan

Candra Yuri Nuralam | Politik dan Hukum
KPK Minta Pemerintah Keluarkan Aturan Lelang Barang Sitaan

ANTARA/Hafidz Mubarak A
Warga mengambil gambar Motor Harley Davidson sitaan KPK yang dilelang secara daring di Hotel Bidakara, Jakarta.

 

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta pemerintah mengeluarkan peraturan terkait dengan pelelangan barang sitaan. Aturan itu diperlukan agar barang sitaan yang dirampas KPK mudah dilelang.

"Berharap agar pemerintah segera menerbitkan Peraturan Pemerintah tentang Lelang Hasil Penggeledahan dan Penyitaan sebagaimana yang ditentukan dalam Pasal 47A ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019," kata Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango dalam keterangan tertulis, Rabu (13/1).

Nawawi mengatakan Pasal 47A Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 menyebut KPK bisa melelang barang penggeledahan atau sitaan dalam kasus korupsi yang ditanganinya. Namun, pelaksanaan lelang diatur dalam peraturan pemerintah.

Baca juga: KPK kembali Sita Dokumen dari Dua Penggeledahan

Menurut Nawawi, hingga kini, pemerintah belum memberikan aturan resmi soal pelelangan barang berdasarkan Undang-Undang tersebut. Alhasil, pelelangan barang harus menunggu putusan pengadilan.

Nawawi menilai menunggu putusan pengadilan untuk melelang barang terlalu lama. Pasalnya, barang hasil sitaan atau penggeledahan makan biaya mahal jika menunggu putusan pengadilan.

"Coba lihat itu barang-barang sitaan yang terparkir di lahan samping Gedung K4, berapa biaya yang harus dikeluarkan untuk menyewa lahan tempat diparkirnya kendaraan hasil sitaan?" tanya Nawawi.

Selain itu barang sitaan juga bisa rusak jika kelamaan. Jika sudah rusak harga jualnya merosot.

Pemerintah diminta segera mengeluarkan aturan tentang lelang barang.

Lembaga Antikorupsi tidak mau merugi kelamaan jika terus-terusan menjaga harta yang bermasalah dalam kasus korupsi.

"Terpenting dapat mencegah merosotnya nilai barang dan menghindari besarnya pembiayaan yang harus dikeluarkan untuk pemeliharaan barang-barang sitaan tersebut," pungkas Nawawi. (OL-1)

Baca Juga

ANTARA/Hafidz Mubarak A

Menantu masih Positif Covid-19, Sidang Nurhadi Ditunda Lagi

👤Tri Subarkah 🕔Rabu 20 Januari 2021, 14:44 WIB
Penasihat hukum Rezky, Maqdir Ismail, menyebut kliennya saat ini masih menjalani karantina di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet...
Antara

Komjen Listyo : Anggota tak Perlu lagi Lakukan Tilang

👤Siti Yona Hukmana 🕔Rabu 20 Januari 2021, 14:15 WIB
Komjen Listyo Sigit Prabowo tidak ingin ada lagi anggota polisi lalu lintas (polantas) yang melakukan penilangan terhadap masyarakat di...
Antara

Fraksi NasDem Minta Listyo Buat Formula Baru Tangani Teroris Poso

👤Fachri Audhia Hafiez 🕔Rabu 20 Januari 2021, 14:04 WIB
"Permasalahan Poso ini harus diselesaikan secara komprehensif dengan cara yang tidak gagap seperti ini," kata Ketua Fraksi NasDem...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya