Senin 28 Desember 2020, 12:46 WIB

Komnas HAM Belum Punya Kesimpulan terkait Peristiwa KM 50

Andhika Prasetyo | Politik dan Hukum
Komnas HAM Belum Punya Kesimpulan terkait Peristiwa KM 50

ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
Tiga komisioner Komnas HAM memeriksa satu dari tiga mobil yang dikendarai polisi dan enam laskar FPI di Polda Metro Jaya, Jakarta.

 

KOMISI Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) belum bisa memberi kesimpulan atau rekomendasi terkait peristiwa penembakan di Kilometer 50 Tol Jakarta-Cikampek yang menewaskan enam anggota Front Pembela Islam. Banyak hoaks yang beredar yang menggabungkan analisa kesimpulan komnas untuk peristiwa yang lain, sehingga masyarakat harus lebih kritis dan membantu menyebarkan narasi yagn sehat.

"Sampai sekarang, Komnas HAM belum mengambil kesimpulan. Kesimpulan awal saja belum kami sampaikan ke publik," ujar Komisioner Komnas HAM Choirul Anam saat konferensi pers, Senin (28/12).

Kendati demikian, Komnas HAM berkomitmen untuk bekerja secepat-cepatnya agar persoalan yang terjadi saat ini bisa segera terselesaikan sehingga tidak menimbulkan kegelisahan di masyarakat.

"Kami berkomitmen untuk bekerja secara transparan, objektif dan partisipatif. Kami sangat terbuka kepada seluruhy masyarakat yang memiliki data dan kesaksian untuk diberikan kepada kami," tuturnya.

Dalam konferensi pers tersebut, Komnas HAM menunjukkan barang bukti seperti sejumlah proyektil dan selongsong dari lokasi kejadian. Bukti-bukti tersebut diamankan pada hari yang sama dengan terjadinya peristiwa.

"Apakah yang digunakan itu pistol rakitan atau pabrikan, itu harus melalui uji balistik jadi kami belum menyimpulkan," tuturnya.

baca juga: Rizieq Shihab Diperiksa Sebagai Tersangka Kasus Kerumunan

Komnas HAM juga telah mewawancarai sejumlah orang mulai dari kubu FPI, penyidik Polda Metro Jaya, Bareskrim, dokter forensik, bahkan Jasa Marga sebagai pengelola jalan tol serta masyarakat yang melihat peristiwa

"Kami juga sudah memperoleh rekaman dan memeriksa CCTV di KM 50 sebelum dan sesudah kejadian," tandasnya. (OL-3)
 

Baca Juga

MI/ Susanto

Sembilan Tersangka Korupsi Asabri Segera Disidang

👤Tri Subarkah 🕔Jumat 30 Juli 2021, 23:52 WIB
Menurut Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Timur, Ardito Muwardi, tim JPU masih menyusun surat...
MI/Susanto

Kemenhan Diminta Transaparan dalam Setiap Pengadaan Tender

👤Cahya Mulyana 🕔Jumat 30 Juli 2021, 22:31 WIB
Dalam memilih rekanan, kata Jerry, Kemenhan juga harus selektif. Kemudian pemenang tender bukan perusahaan yang pernah bermasalah atau...
AFP/Luis Robayo

Soal Somasi Moeldoko di Polemik Ivermectin, ICW: Kami tak Surut Lakukan Pengawasan

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Jumat 30 Juli 2021, 21:12 WIB
"Kami memastikan bahwa penelitian yang dihasilkan oleh ICW adalah bagian dari fungsi pengawasan masyarakat terhadap jalannya proses...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Mencari Abdi Negara di Tengah Pandemi

Jumlah pelamar di bawah perkiraan 5 juta orang dan menurun ketimbang perekrutan sebelumnya.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya