Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISI antirasuah akan kembali menahan kepala daerah yang terjerat kasus korupsi. Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri mengemukakan hal itu dalam webinar pembekalan calon kepala daerah bertajuk Pilkada Berintegritas, kemarin.
Turut hadir secara virtual antara lain Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Abhan serta Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy’ari.
Sepanjang tahun ini, KPK sudah menangkap empat kepala daerah, termasuk yang terbaru Bupati Labuhanbatu Utara Kharuddin Syah Sitorus.
“Nanti minggu depannya lihat saja ada lagi bupati dan wali kota,” ungkap Firli.
Firli menyatakan prihatin atas banyaknya kepala daerah yang ditangkap lantaran terjerat kasus korupsi. Komisi antirasuah sudah menangkap 19 gubernur dan 122 bupati/wali kota. Firli mengatakan tahun politik seperti pilkada kerap rawan praktik rasuah.
“Pengalaman empiris, begitu banyak kepala daerah yang tersangkut korupsi karena suap itu di tahun politik. Pada 2018, 30 kali orang tertangkap tangan karena korupsi, 22 merupakan kepala daerah,” ujarnya.
Firli pun meminta para calon kepala daerah (cakada) yang berkontestasi dalam pilkada menjauhi praktik korupsi dan politik uang. Ia mengajak para calon berkampanye dengan gagasan, bukan membeli suara masyarakat.
“Kita ingin yang menjadi calon kepala daerah sekarang bekerja sesuai dengan gagasan program, bukan beli suara. Sudah tidak saatnya lagi kita memenangi pilkada dengan cara membeli suara,” ucapnya.
Praktik politik uang diperkirakan semakin rawan terjadi jelang hari pemungutan suara Pilkada 2020 yang kurang dari sebulan lagi. Sesuai jadwal, pemungutan suara bakal berlangsung pada 9 Desember 2020.
Ketua Bawaslu Abhan mengingatkan calon kepala daerah yang melakukan praktik politik uang dapat dikenai sanksi pidana hingga diskualifikasi.
Sanksi pidana, sebut Abhan, tidak hanya menyasar calon kepala daerah dan tim sukses selaku pemberi, tetapi juga relawan serta masyarakat yang menerima suap dan menjual suaranya pada calon tertentu.
“Pada Undang-Undang No 10/2016 tentang Pilkada ketentuan pidana bisa dikenai sanksi bagi pemberi ataupun penerima, sedangkan dalam UU No 7/2017 tentang Pemilu, sanksi pidana hanya dikenai pada pemberi,” terang Abhan.
Pilkada Kaltara
KPU Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) mengonfirmasi telah menerima surat pengunduran diri calon gubernur Provinsi Kalimantan Utara Zainal Arifin Paliwang dari status perwira Polri.
“Beliau sudah menyampaikan surat keputusan pensiunnya pada 8 November 2020,” ujar anggota Divisi Teknis Penyelenggaraan Teguh Dwi Subagyo ketika dihubungi Media Indonesia dari Jakarta, kemarin.
Berdasarkan ketentuan, calon kepala daerah yang merupakan anggota aktif TNI/Polri ataupun aparatur sipil negara harus menyampaikan surat keputusan pengunduran diri ke KPU setempat paling lambat 30 hari sebelum pemungutan suara.
Di Mabes Polri, Zainal menjabat Penyidik Tindak Pidana Utama TK II Bareskrim. Ia sempat dilaporkan seorang warga bernama Padly, 26, ke Bawaslu Kaltara karena ada kabar mutasi Zainal yang menandakan ia belum mundur dari Polri. (Ind/P-2)
Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa praktik korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan harus dihapuskan karena bertentangan dengan nilai-nilai agama sekaligus menjadi ancaman
KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang terjaring dalam operasi senyap tersebut.
Penyitaan ini dilakukan sebagai langkah krusial untuk membedah keterlibatan korporasi yang terjerat dalam kasus perintangan penyidikan
Ekrem Imamoglu, rival utama Presiden Erdogan, hadir di pengadilan atas tuduhan korupsi. Oposisi dan aktivis HAM sebut persidangan ini bermotif politik.
Penahanan dilakukan setelah penyidik mengantongi minimal dua alat bukti yang sah.
Peneliti Pusat Studi Antikorupsi menilai maraknya kasus korupsi kepala daerah akibat tak ada efek jera dalam penegakan hukum dan hukuman yang rendah
KPK melakukan OTT terhadap Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman terkait dugaan suap proyek. Sebanyak 27 orang diperiksa intensif dan uang disita.
Uang yang disita KPK dalam bentuk rupiah. Walaupun demikian, dia belum dapat memberitahukan lebih detail karena masih dihitung.
Pengadilan Tipikor Jakarta menjatuhkan hukum 15 tahun pidana penjara dan uang pengganti Rp 2,9 triliun terhadap Kerry Riza, sementara Gading dan Dimas dihukum 13 tahun pidana penjara.
Mantan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq menjalani pemeriksaan lanjutan terkait dugaan tindak pidana korupsi pengadaan barang dan jasa.
KPK belum bisa merinci total nominal yang disita karena masih dalam proses verifikasi.
Hingga saat ini para pihak yang terjaring OTT masih menjalani pemeriksaan intensif di Cilacap.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved