Senin 19 Oktober 2020, 22:35 WIB

Kejagung Bela Kejari Jamuan Makan Kajari Jaksel

Tri Subarkar | Politik dan Hukum
Kejagung Bela Kejari Jamuan Makan Kajari Jaksel

MI/ Fransisco Carolio Hutama Gani
Kapuspun Kejagung Hari Setiyono

 

JAKSA Agung Muda Bidang Pengawasan Kejaksaan Agung Amir Yanto memanggil Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan Anang Supriatna. Hal itu dilakukan terkait jamuan makan siang untuk tersangka kasus dugaan gratifikasi red notice yang menyeret nama terpidana kasus hak tagih (cessie) Bank Bali Joko Tjandra.

Perjamuan makan siang itu terjadi pada pada Jumat (16/10) lalu saat pelimpahan berkas perkara tahap II ke Kejari Jakarta Selatan. Adapun para tersangkanya yakni mantan Kepala Divisi Hubungan Internasional Bareskrim Polri Irjen Napoleon Bonaparte, mantan Karo Korwas PPNS Bareskrim Polri Brigjen Prasetijo Utomo, dan pengusaha Tommy Sumardi.

"Dengan adanya pemberitaan tersebut, Jamwas telah merespons dengan memanggil Kajari dan Kasi Pidsus Jaksel untuk memberikan klarifikasi, namun proses klarifikasi pengawasan ada mekanismenya maka proses selanjutnya akan ditangani oleh inspektur yang menangani kasus di wilayah DKI," kata Kepala Pusat Penerangan Kejagung Hari Setiyono melalui keterangan tertulis, Senin (19/10).

Dalam pembelaannya, Hari keberatan dengan istilah 'jamuan'. Menurutnya, suguhan makan siang akan diberikan oleh pihak kejaksaan dalam proses pelaksanaan tahap II, baik itu perkara pidana umum maupun khusus.

"Jika sudah jadwalnya makan siang, maka kami akan memberikan makan siang kepada tersangka. Kadang penasihat hukum dan penyidik juga diberikan makan siang sesuai sikon," jelas Hari.

Hari menjelaskan bahwa apabila memungkinkan, maka makan siang yang disuguhkan dapat berupa nasi kotak atau nasi bungkus. Pilihan untuk memesan makanan di kantin dapat dilakukan apabila situasinya tidak mendukung. Kendati demikian, ia menegaskan bahwa biaya makan siang tersebut sudah dianggarkan dan sesuai prosedur.

"Apabila tersangka, penasihat hukum, penyidik menambah menu sendiri, maka itu hak mereka. Jadi bukan 'jamuan' tetapi memang jatah makan siang," tandasnya.

Pada pemberitaan sebelumnya, Anang mengatakan bahwa makanan yang disuguhkan tersebut adalah soto yang dibeli dari kantin Kejari Jakarta Selatan. Ia juga menyinggung bahwa pemberian makan siang kepada tersangka merupakan wujud implementasi Korps Adhyaksa yang sudah berpredikat Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBK/WBBM).

"JPU-nya pun semua kita siapin makan siang. Itu soto dari sebelah, dari kantin. Boleh tanya tuh. Berarti WBK/WBBM itu sisi bagusnya kita layak dong, siapapun nggak memandang," tandasnya.

Kabar jamuan makan siang di Kejari Jakarta Selatan kepada para tersangka pertama kali disuarakan oleh penasihat hukum Brigjen Prasetijo Utomo, Petrus Bala Pattyona melalui sebuah unggahan di media sosial Facebook pribadinya. Petrus menjelaskan bahwa selama kariernya menjadi pengacara sejak 1987, baru kali itu penyerahan berkas perkara tahap II (P21) dijamu makan siang oleh Kepala Kejaksaan.

Saat dikonfirmasi, ia mengatakan bahwa jamuan makan siang dihelat setelah salat Jumat. Adapun ia mengatakan hidangan yang disuguhkan adalah Soto Betawi.

"Padahal biasa-biasa saja, cuman jadi heboh seolah-olah perlakuan istimewa," tandasnya. (OL-8)

 

Baca Juga

Antara/Muhammad Iqbal

Beredar Foto Hasil Test Covid-19 Rizieq Positif, PA 212 : Hoaks

👤Insi Nantika Jelita 🕔Selasa 01 Desember 2020, 21:58 WIB
Dalam foto tersebut terlihat swab test dilakukan pada 27 November dan pada 28 November hasil tes tersebut keluar. Adapun tempat pemeriksaan...
Antara

KPK Pilah Hasil Penggeledahan Edhy Prabowo

👤Dhika Kusuma Wiinata 🕔Selasa 01 Desember 2020, 21:35 WIB
Penyidik mengamankan uang tunai dalam bentuk rupiah dan mata uang asing. Penyidik juga menyita barang bukti...
Dok MI

Pembubaran Lembaga bikin Negara Hemat Ratusan Miliar

👤Tri Subarkah 🕔Selasa 01 Desember 2020, 21:25 WIB
"Akibat pembubaraan ini, anggaran negara, potensi penghematannya sekitar Rp227 miliar untuk pertahun untuk keseluruh lembaga...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya