Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Bambang Soesatyo mengungkapkan pendistribusian vaksin corona virus disease 2019 (covid-19) pada November dan Desember 2020.
"Saya mendapatkan informasi dari Bio Farma Persero (badan usaha milik negara produsen vaksin dan antiserum) komitmen bahwa vaksin akan datang kurang lebih 50 juta dosis. Sebagian sudah jadi," ujar Bambang dalam seminar daring bertajuk Pilkada di Masa Pandemi yang digelar oleh Ikatan Alumni Universitas Indonesia (Iluni UI), Senin, (12/10).
Bambang menuturkan mengingat ketersediaan vaksin masih membutuhkan waktu, pilihan terbaik saat ini dalam menyelenggarakan pilkada adalah dengan konsisten mengimplementasikan protokol kesehatan. Di samping terus mendorong masyarakat melakukan pola hidup bersih dan sehat demi meminimalkan risiko penularan virus Korona.
Salam keterangan resmi Bio Farma, sebanyak 50 juta dosis bahan baku berupa bulk atau konsentrat vaksin covid-19 ready to fill (RTF) dari Sinovac dipastikan akan segera diterima PT Bio Farma. Vaksin itu rencananya mulai dapat didistribusikan pada November 2020 hingga Maret 2021.
Kepastian tersebut dikonkretkan melalui penandatanganan Prelimenary Agreement of Purchase and Supply of Bulk Production of Covid-19 Vaccine, yang dilaksanakan pada di Hainan, Tiongkok, Kamis (20/8).
Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir dengan General Manager Sinovac Gao Xiang yang disaksikan oleh Menteri BUMN sekaligus Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPEN) Erick Thohir, dan Menteri Luar Negeri Retno L Marsudi. (P-2)
Riset terbaru menunjukkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna dapat memicu sistem imun melawan sel kanker.
DUA tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 di hari yang sama, pola respons antibodi setiap orang ternyata berbeda-beda menentukan berapa lama perlindungan vaksin bertahan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved