Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM Gabungan Pencari Fakta atau TGPF kasus penembakan di Intan Jaya telah tiba di Papua, Rabu (7/10) pagi. Tim yang dibentuk oleh Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD ini langsung mengumpulkan data.
Tim ini dibagi menjadi dua rombongan, pertama tiba di bandara Mozes Kilangin Timika, lokasi paling dekat dengan lokasi kejadian, Intan Jaya. Rombongan kedua tiba di Jayapura dalam waktu yang hampir bersamaan.
TGPF yang dipimpin Benny Mamoto dan beranggotakan unsur tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh kampus ini langsung bekerja. Mereka melakukan pertemuan dan wawancara dengan para saksi dan sejumlah tokoh netral yang sudah diagendakan sebelumnya.
"TGPF Intan Jaya ini akan bekerja semaksimal mungkin untuk membuat terang kasus ini, supaya bisa memberikan laporan dan rekomendasi yang tepat kepada pemerintah. Kami menjamin obyektivitas tim yang beranggotakan berbagai unsur masyarakat," kata Ketua TGPF Benny Mamoto dalam keterangan resmi, Rabu (7/10).
Baca juga: TGPF Intan Jaya Harus Profesional
Menurut dia, seluruh kerja yang dilakukan TGPF mendasarkan pada protokol kesehatan. Tim akan bekerja selama dua pekan sejak diberikan mandat pada 1 Oktober.
Tim ini diisi kalangan tokoh agama yakni Pendeta Henok Bagau, warga asli Intan Jaya, terdapat juga unsur akademisi, Rektor Universitas Cendrawasih Apolo Safanpo dan ahli hukum Universitas Udayana I Dewa Gede Palguna. Dari unsur pemerintah ada Deputi Bidang Polhukam Kantor Staf Presiden Jaleswari Pramodhawardani dan sejumlah tokoh kredibel lainnya.
Tim ini bertugas mengungkap insiden yang terjadi di Intan Jaya yang menewaskan empat orang yakni dua anggota TNI, pendeta dan seorang warga sipil.(OL-5)
Kemudian apabila koordinator demo tidak melaporkan rencana demonstrasi dan tidak terjadi apa-apa atau keonaran maka dirinya tetap tidak akan dipidana.
Ledakan di SMA Negeri 72 Jakarta bukan sekadar peristiwa kriminal biasa, melainkan merupakan simbol dari luka sosial yang lama terpendam di dunia pendidikan.
Projo menyatakan dukungan terbuka kepada Presiden Prabowo Subianto, menuai sorotan pengamat politik Hendri Satrio.
Said mengaku tidak setuju dengan anggapan partai sebagai tempat berlindung dari jeratan pidana. Ia mengatakan partai merupakan tempat untuk bertukar pikiran demi kemajuan bangsa.
Anak akan mengalami kesulitan dalam meregulasi emosi dan merasa putus asa karena dari stigma negatif dari lingkungannya.
Anak yang kurang mendapat nilai dari keluarga juga memengaruhi mereka dalam meregulasi emosinya saat menghadapi keinginan yang belum terpenuhi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved