Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri mengomentari deklarasi dan pernyataan sikap Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) yang diinisiasi oleh Din Syamsuddin. Ia menilai banyak tokoh dengan segala cara memupuk kekuatan politik untuk bertarung di 2024.
"Wah KAMI itu kayaknya banyak banget yang kepingin jadi presiden. Ya daripada bikin seperti itu, kenapa ya dari dulu enggak cari partai?," katanya saat memberi pidato di pembukaan Sekolah Calon Kepala Daerah (Cakada) Gelombang II Menuju Pilkada Serentak 2020 secara daring, Rabu (26/8).
Pada kesempatan itu, Megawati tidak langsung menyindir pembentukan KAMI. Ia hanya menjelaskan soal pencalonan kepala daerah adalah bukan soal gagah-gagahan namun komitmen membangun daerah.
Baca juga : Ketua DPR Minta Subsidi Gaji Pekerja Disalurkan dengan Tepat
Ia mencontohkan wilayah Samosir di Sumatera Utara, yang kini kemajuannya semakin terlihat setelah dipimpin Rapidin Simbolon selaku bupatinya. Baginya, kerja Rapidin sangat konkrit karena bisa mengekspor sayur-mayur dan contoh bagi calon kepala daerah jika akhirnya terpilih.
Setelahnya, Megawati menyinggung isu terkini terkait aksi KAMI. Tata kenegaraan Indonesia menuntut seluruh pihak yang ingin mengikuti pemilu maupun pilkada mendapatkan dukungan partai politik.
"Kan suka begitu sekarang. Saya suka ketawa. Kan banyak orang ini kan, kemarin kemarin ada pemberitaan, ada orang yang bentuk KAMI," pungkasnya. (OL-2)
Megawati Soekarnoputri menerima gelar doktor kehormatan (Honoris Causa) dari Princess Nourah Bint Abdulrahman University (PNU) di Riyadh, Arab Saudi, Senin (9/2) waktu setempat.
Indonesia yang timpang dan terbelah terjadi akibat eksploitasi sumber kekayaan alam yang tak pernah terdistribusikan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-53 PDI Perjuangan
Megawati saat ini berstatus tanpa klub setelah mengakhiri kontraknya dengan kesepakatan dua pihak bersama klub terakhirnya, Manisa BBSK
Megawati mengakui bahwa peta kekuatan bola voli di Asia Tenggara masih menempatkan tim tuan rumah, Thailand, sebagai kekuatan yang paling sulit untuk ditaklukkan.
Dari tujuh presiden Indonesia, lima di antaranya pernah berpidato di Sidang Umum PBB, yakni Soekarno, Soeharto, Megawati Soekarnoputri, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Joko Widodo.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved