Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
KEBAKARAN yang menghanguskan salah satu gedung terbesar Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Sabtu (22/8) malam menyisakan kekhawatiran. Korps Adhyaksa harus membuktikan insiden ini tak menghambat penanganan sejumlah perkara khususnya yang berskaala besar.
"Saat terjadi kebakaran hebat ini tentu yang menjadi kekhawatiran publik adalah hilangnya berkas dan barang bukti tindak pidana terutama tindak pidana korupsi yang ada di Kejagung, apalagi ada dua perkara yang sedang jadi perhatian, kasus Joko Tjandra dan korupsi di Asuransi Jiwasraya," kata Peneliti dari Pusat Studi Hukum dan Kebijakan (PSHK) Agil Oktaryal kepada Media Indonesia, Minggu (23/8).
Menurut dia, Jaksa Agung harus berani tampil meyakinkan publik bahwa segala dokumen itu aman, tidak hanya melalui konferensi pers. Ini harus ditunjukkan juga dengan cara melanjutkan pengusutan kasus-kasus itu dengan cepat.
"Termasuk mengusut kemungkinan jaksa lain yang terlibat dalam kasus Joko Tjandra, jangan berhenti di Jaksa Pinangki saja, karena saya yakin Pinangki tidak berjalan sendiri," paparnya.
Baca juga: Kapolres Jaksel Pastikan tak Ada Tahanan Kejagung yang Dititipkan
Presiden juga mesti perintahkan Kepolisian bergerak cepat, menyelidik apakah itu murni kebakaran atau sengaja dibakar.
"Selanjutnya, gedung penegak hukum lainnya seperti Mabes Polri dan KPK harus ditingkatkan penjagaannya karena bisa saja dua gedung ini menjadi sasaran selanjutnya," pungkasnya.(OL-5)
KEJAKSAAN Agung (Kejagung) tengah mengusut kasus dugaan korupsi pertambangan PT Asmin Koalindo Tuhup (AKT). Aset milik Pendiri PT AKT Samin Tan (ST) bakal disita.
KEJAKSAAN Agung (Kejagung) mengumumkan adanya penyidikan terkait kasus dugaan korupsi pengelolaan pertambangan PT Asmin Koalindo Tuhup (AKT), di Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah.
PENGAMAT intelijen Sri Rajasa, mengatakan penyidik harus transparan mengungkap siapa saja pihak negara yang diduga terlibat dalam kasus pelanggaran pertambangan yang melibatkan Samin Tan.
KEJAKSAAN Agung (Kejagung) memastikan kasus dugaan korupsi pengelolaan pertambangan PT Asmin Koalindo Tuhup (AKT) milik Samin Tan diusut menggunakan KUHAP baru.
GUBERNUR Bali, Wayan Koster, membenarkan bahwa sejumlah pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali dipanggil oleh Kejaksaan Agung Republik Indonesia.
Penyitaan ini dilakukan sebagai langkah krusial untuk membedah keterlibatan korporasi yang terjerat dalam kasus perintangan penyidikan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved