Senin 03 Agustus 2020, 15:40 WIB

PPP Komentari Koalisi Din Syamsudin

Putra Ananda | Politik dan Hukum
PPP Komentari Koalisi Din Syamsudin

MI/SUSANTO
Sekretaris Fraksi PPP DPR RI Achmad Baidowi

 

PARTAI Persatuan Pembangunan (PPP) mengomentari langkah Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsudin terkait pembentukan koalisi pengkritik kebijakan pemerintah. Koalisi itu disebut sebagai Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI).

Sekretaris Fraksi PPP DPR RI Achmad Baidowi mengingatkan agar koalisi yang dibentuk oleh Din Syamsudin tersebut tetap berada dalam koridor konstitusi yang sesuai dengan gerakan politik.

"Itu hak politik beliau sebagai tempat atau wadah menyampaikan aspirasi. Sebagai gerakan moral sah-sah saja dilakukan asalkan masih dalam koridor konstitusi," ungkap Awiek, sapaan Baidowi, di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (3/8).

Menurut Awiek, koalisi yang dibentuk oleh Din Syamsudin tidak memiliki kekuatan politik. Jika ingin memiliki kekuatan politik, koalisi yang dimaksud harus mengikuti pemilu sebagai prodesur demokrasi yang telah diatur melalui konstitusi.

"Saat ini sudah ada DPR hasil Pemilu 2019 yang sah dan konstitusional dalam melakukan pengawasan terhadap jalannya pemerintahan, maupun menjadi gerakan politik untuk membuat keputusan," paparnya.

Baca juga :KAMI Klaim Ingin Selamatkan Indonesia

Sebelumnya, Dim Syamsudin menggelar petemuan dengan sejumlah tokoh yang mendeklarasikan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) pada Minggu (2/8).

Dalam forum tersebut hadir tokoh-tokoh yang berkecimpung di dunia politik seperti akademisi Rocky Gerung, M Said Didu, pakar hukum tata negara Refly Harun, Bachtiar Chamsyah, Abdullah Hehamahua dan belasan tokoh lainnya. (P-2)

Baca Juga

MI/Susanto

KPK Telusuri Izin Tambak di Kabupaten Kaur

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Sabtu 16 Januari 2021, 01:10 WIB
KPK memeriksa Edwar sebagai saksi untuk tersangka Direktur PT Dua Putra Perkasa Suharjito, Kamis...
ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

PLN Bicarakan Program Pencegahan Korupsi

👤Media Indonesia 🕔Sabtu 16 Januari 2021, 01:05 WIB
Ia mengatakan melalui kerja sama dengan KPK dalam program perbaikan tata kelola aset, per 31 Desember 2020 telah bertambah 20.507 persil...
MI/Susanto

ICW Surati Komjak soal Pelanggaran Kode Etik

👤Tri Subarkah 🕔Sabtu 16 Januari 2021, 01:00 WIB
Dalam laporan ke Komjak 14 Oktober 2020, Kurnia mengatakan pihaknya menyampaikan empat...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya