Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo geram lantaran banyak menteri yang santai menangani pandemi covid-19. Hal itu nampak dari penyerapan anggaran stimulus yang belum maksimal. Dari Rp695 triliun baru 20% atau sekitar Rp141 triliun yang terserap.
Sedangkan ada 40% kementerian dan lembaga yang belum menyelesaikan Daftar Isian Pelaksana Anggaran (DIPA).
"DIPA saja belum ada gimana mau realisasi? Artinya apa? di kementerian, di lembaga aura krisisnya betul-betul belum (ada)" kata Jokowi di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (3/8).
Baca juga: Jokowi Panggil Para Menteri untuk Samakan Persepsi
Jokowi menyebut kementerian dan lembaga masih melakukan pekerjaan harian. Mereka belum melakukan kerja extraordinary.
"Gak tahu prioritas yang harus dikerjakan. Oleh sebab itu saya minta Pak Ketua (Erick Thohir) untuk urusan ini didetailkan satu per satu," pinta Jokowi.
Ia menugaskan Erick memetakan menajemen krisis dari menteri-menteri terkait. Sehingga, solusi yang didapat bisa cepat dan dapat memangkas masalah.
"Manajemen krisis harus lincah, cepat, trouble shooting, smart short cut dan hasilnya betul-betul efektif, kita butuh kecepatan," tegas Jokowi.(OL-5)
MICHAEL Sinaga, wartawan Sentana, membuka sejumlah kejanggalan yang ditemui di lapangan terkait persoalan ijazah Jokowi.
Terdapat kejanggalan dalam penelusuran arsip ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang tidak ditemukan di Universitas Gadjah Mada (UGM) maupun Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo.
PENGAMAT politik dari Citra Institute Efriza, menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang meminta kritik sarat makna simbolik.
Pledoi Tom Lembong, tuntutan tujuh tahun penjara yang diajukan JPU merupakan kriminalisasi terhadap kebijakan publik.
SINYAL Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) bergabung ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kian gencar.
PENGAMAT Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi menyoroti momen akrab Presiden Prabowo Subianto dengan Perdana Menteri India Narendra Modi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved