Minggu 19 Juli 2020, 04:30 WIB

BIN di Bawah Presiden Tepat

Uta/Medcom/P-3 | Politik dan Hukum
BIN di Bawah Presiden Tepat

Medcom.id
Logo Badan Intelijen Negara

 

PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) mengeluarkan Badan Intelijen Negara (BIN) dari koordinasi Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam). Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 73 Tahun 2020 tentang Kemenko Polhukam mengatur BIN berkoordinasi langsung dengan presiden. “Ya tentu itu satu langkah yang progresif,” kata anggota Komisi I DPR Willy Aditya di Jakarta, kemarin.

Politikus NasDem itu menjelaskan keputusan tersebut memotong koordinasi dan memperluas fungsi BIN membantu presiden mengambil kebijakan. Pasalnya, ancaman negara semakin multidimensi. “Semakin kompleks, tidak lagi berbicara heavy proses politik. Saya senang BIN bisa langsung di bawah presiden karena memang end user-nya presiden,” tutur dia.

Namun, keputusan itu juga harus diikuti dengan pengembangan sumber daya manusia (SDM). Itu terutama perkuatan intelijen ekonomi, keuangan, dan sosial budaya. “Jadi, proses ini jauh lebih luas. Selama ini unit-unit ini memang sudah ada, tapi akan lebih luas,” ujarnya.

Pengamat intelijen Stanislaus Riyanta menilai perubahan tersebut sudah tepat. “Presiden adalah single client dan end user dari BIN. Jadi, perpres tersebut sudah tepat,” kata dia.

Ia menjelaskan fungsi BIN merupakan perangkat presiden. Perpres tersebut tidak bertentangan dengan tugas dan tanggung jawab BIN. “Justru bisa menegaskan bahwa BIN bertanggung jawab terhadap presiden,” tegasnya.

Perpres Nomor 73/2020 ditandatangani Presiden Jokowi pada 3 Juli 2020, menggantikan Perpres Nomor 43 Tahun 2015 tentang Kemenko Polhukam. (Uta/Medcom/P-3)

Baca Juga

Antara

Perkuat Penanaman Nilai Pancasila Demi Membangun Karakter Anak Bangs

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 30 September 2022, 18:35 WIB
Menurut Rerie, nilai-nilai Pancasila harus ditanamkan dan dibangun menjadi karakter setiap anak...
Ist

SKI: Hadapilah Resesi dengan Sense of Crisis dan Persatuan

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 30 September 2022, 17:33 WIB
Presiden RI Joko Widodo  mengeluarkan pernyataan agar Menteri Keuangan berhati-hati dalam...
Antara

Mau Nyapres, Anies Harap Isu Program Lebih Menonjol Dibandingkan Isu Negatif

👤 Putri Anisa Yuliani 🕔Jumat 30 September 2022, 17:11 WIB
Menurutnya, masa kampanye pemilu kerap diwarnai isu negatif, yang tidak berkaitan dengan program kerja. Anies berharap warga...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya