Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Nilai Pancasila Menguatkan Bangsa di Tengah Pandemi

Andhika Prasetyo
01/6/2020 10:12
Nilai Pancasila Menguatkan Bangsa di Tengah Pandemi
Presiden Joko Widodo(BIRO SETPRES/MUCHLIS)

PERINGATAN Hari Kelahiran Pancasila, pada tahun ini, dilaksanakan secara berbeda. Karena pandemi covid-19, perayaan dilakukan secara virtual yang dipimpin langsung oleh Presiden Joko Widodo.

Walaupun dalam suasana berbeda, Pancasila tetap mampu mempersatukan seluruh bangsa Indonesia, mampu menggerakkan masyarakat untuk saling peduli dan berbagi, mampu memperkokoh persaudaraan untuk menumbuhkan daya juang dalam menghadapi segala kesulitan yang dihadapi.

Jokowi menegaskan bahwa nilai-nilai luhur Pancasila harus terus diaplikasikan dalam kehidupan nyata sehari-hari.

Pancasila harus terus menjadi nilai yang hidup dan bekerja di dalam setiap kebijakan dan keputusan yang pemerintah ambil.

Nilai-nilai Pancasila pun harus terus bergelora dalam semangat rakyat Indonesia.

"Oleh karena itu, tidak henti-hentinya saya mengajak seluruh penyelenggara negara, dari pusat sampai daerah, untuk meneruskan keberpihakan kita kepada masyarakat yang sedang dalam kesulitan, untuk melayani masyarakat tanpa membeda-bedakan kelompok, ras dan agama serta untuk memenuhi kewajiban kita untuk melindungi seluruh tumpah darah indonesia," ujar Jokowi saat memimpin perayaan Hari Kelahiran Pancasila, Senin (1/6).

Baca juga: Ketua KPK:Korupsi Mengkhianati Nilai-nilai Pancasila

Ia juga mengajak seluruh elemen bangsa di manapun berada, mulai dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote, untuk terus memperkokoh tali persatuan dan persaudaraan, saling membantu, saling menolong dan saling bergotong royong serta selalu optimis bahwa Indonesia adalah bangsa pemenang, termasuk dalam menghadapi tantangan covid-19 saat ini.

"Tantangan yang kita hadapi memang tidak mudah. Bahkan, tahun depan, situasi yang sulit masih akan kita hadapi, situasi yang memerlukan daya juang kita sebagai bangsa, yang memerlukan kerja keras agar kita mampu melewati masa sulit itu," tuturnya.

Tetapi, ia kembali menekankan bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang harus selalu optimis, yang mampu menciptakan peluang di tengah kesulitan.

"Kita harus menjawab semua itu dengan inovasi dan karya nyata. Kita tidak boleh berhenti berkreasi, berinvoasi dan berprestasi di tengah pandemi covid-19 ini. Mari kita buktikan ketangguhan kita, mari kita menangkan masa depan kita, kita wujudkan cita-cita luhur para pendiri bangsa," tandasnya. (A-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dwi Tupani
Berita Lainnya