Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

Tak ada Paslon, Pilwakot Depok Terancam Batal

Kisar Rajaguguk
06/3/2020 18:31
Tak ada Paslon, Pilwakot Depok Terancam Batal
Pilkada(Ilustrasi)

PEMILIHAN Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwakot-Pilwawakot) Depok terancam ditunda karena tak ada pasangan calon yang terdaftar di partai politik. Senator Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang juga anggota DPRD Kota Depok, Babai Suhaemi, mengatakan hingga kini belum ada satu pun pasangan calon (paslon) wakot dan wawakot yang terdaftar.

"Sejak dibuka penjaringan paslon dari Desember 2019 hingga Maret 2020, tidak seorang pun paslon yang terdaftar, " ungkap Babai Suhaemi kepada Media Indonesia di Gedung DPRD, Jalan Boulevard, Grand Depok City, Cilodong, Kota Depok, Jumat (6/3).

Baca juga: Pernah Raih Adipura, Kini Depok Terancam Jadi Lautan Sampah

Berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nomor 12 Tahun 2015, jelas tertulis bahwa jika dalam masa perpanjangan tidak ada calon yang mendaftar, maka KPU Kota Depok segera menetapkam keputusan bahwa semua tahapan pemilihan wakot maupun wawakot ditunda.

Akibat ditundanya pilwakot dan pilwawakot ini, lanjut Babai, dampak yang timbul adalah semua tahapan yang sudah dijalani selama beberapa bulan ini otomatis tidak dilanjutkan lagi.

Menurut dia, dalam diskusi pekan lalu dengan pakar politik Universitas Indonesia (UI) dan Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna, mengenai penundaan pilwakot dan pilwawakot ini sudah dililis.

"Tapi secara resmi kita tunggu sampai akhir Maret hingga April, apakah ada paslon mendaftar ke parpol pengusung dan pendukung. Jika tidak, secara resmi kita akan membuat surat keputusan bahwa tahapan pilwakot dan pilwawakot berhenti total, " katanya waktu itu.

Sebelumnya diprediksi akan muncul tiga paslon yang ikut jadwal pilwakot dan pilwawakot pada 23 September mendatang. Tiga calon, Hardiono dari Birokrat. Parpol pengusung Hardiono PKS dan Golkar. Kedua Pradi Supriatna yang diusung PDIP-Gerindra. Sedangkan calon satunya lagi incumbent walikota Idris Abdul Shomad. Parpol pengusung Idris PPP, PKB, PSI, PAN dan Demokrat. (OL-6)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya