Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
POLRI melakukan lelang tender untuk mempromosikan akun media sosial (medsos) Divisi Humas Polri. Masyarakat dinilai perlu mendapatkan informasi yang jelas terkait kepolisian di jagat media maya.
Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra mengatakan media sosial yang dipromosikan mulai dari tingkat polisi resor (polres), polisi daerah (polda), hingga Mabes Polri. Semua akun tersebut dikelola PT Ram Communication, selaku pemenang tender.
"Kegiatan promote akun itu (untuk) akun medsos resmi, ada Instagram, Facebook, dan Twitter. Promote aku ini tujuanya untuk mengamplifikasi kegiatan Polri baik kegiatan operasional, kegiatan humanis, dan kegiatan lain," ujarnya melalui keterangan tertulis, Rabu (27/2).
Kegiatan itu mendapatkan sorotan warganet di jagat media sosial Twitter.
Baca juga: AS akan Hibahkan Alutsista untuk TNI
Bedasarkan gambar tangkapan layar situs lpse.polri.go.id, pemenang tender mendapatkan harga penawaran Rp2,67 miliar.
Namun, Asep menekakan akun-akun yang dipromosikan bukan akun buzzer. Proses lelang juga dilakukan secara resmi melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE).
Selain itu, pelelangan tender diikuti sejumlah pihak yang fokus pada bidang media sosial. Peserta lelang sempat mempresentasikan strategi mengelola medsos.
"Bagaimana ide mereka untuk promote akun dan lain-lain, biar bisa efektif. Nah yang mendekati ideal itu yang menang," tuturnya.
Lebih lanjut, Asep menyebut informasi lelang tender yang ramai diperbincangkan di media sosial, merupakan lelang pada 2019. Tahun ini pemenang lelang dimenangkan perusahaan yang sama.
"Sama PT Ram juga yang menang. (Lelangnya) Januari lalu," pungkasnya. (OL-1)
Ledakan petasan di Pekalongan menewaskan remaja 14 tahun. Dua korban lain masih dirawat intensif, polisi lakukan penyelidikan.
Ketua YLBHI Muhamad Isnur menyoroti adanya perbedaan data terduga pelaku penyiraman air keras aktivis KontraS, Andrie Yunus yang diungkap oleh kepolisian dan TNI.
Kisah haru Aipda Arno di Manggarai, NTT. Berlutut sambil menangis demi memohon warga binaannya agar tidak bentrok. Simak aksi humanis sang polisi di sini
Menurut Oegroseno, semestinya hal-hal seperti ini tidak terjadi, karena tak diatur oleh KUHAP.
Trunoyudo menyebutkan bahwa momentum bulan suci Ramadan turut melandasi semangat kedua belah pihak untuk saling memaafkan dan melakukan introspeksi diri.
ANGGOTA Komisi III DPR RI dari Fraksi PKB, Abdullah menyoroti penembakan remaja oleh oknum polisi di Makassar, Sulawesi Selatan. Perlu evaluasi SOP senjata api
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved