Headline
Faktor penyebab anak mengakhiri hidup bukan tunggal.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Badan Legislasi (Baleg) DPR, Supartman Andi Atgas, mengatakan Baleg akan siap membahas omnibus law RUU Cipta Kerja bisa dipilih sebagai mekanisme penyelesaian. Ia yakin target 100 hari kerja dari pemerintah akan bisa tercapai.
"Jangankan seratus hari 10 hari bisa kalau seluruh fraksi sepakat pada subtansinya tapi kan kita belum bisa berandai-andai," ujar Supratman, di gedung DPR, Jakarta, Senin, (17/2).
Supratman mengatakan pembahasan omnibus law diperkirakan baru akan dimulai pada masa sidang selanjutnya, yakni pada akhir Maret 2020 mendatang.
"Masa sidang ini itu akan berakhir di tanggal 27 Februari setelah itu kira akan masuk masa reses, kemudian reses itu akan sampai pada 22 Maret, jadi 23 kita baru kerja," ujar Supratman.
Meski begitu, ia memprediksi bahwa pembahasan RUU Cipta Kerja akan melalui diskusi dan kajian mendalam. Khususnya karena ada pasal-pasal yang dianggap berpotensi memunculkan kontroversi.
"Pasti akan dikaji karena kan bebrapa materi yang terakit dengan katakanlah ada satu ketentuan yang berkaitan dengan presiden bisa mengubah UU, nah itu pengkajiannya kan harus dilakukan," ujar Supratman.(OL-4)
Meskipun Indonesia memiliki potensi besar, terutama dari segi populasi dan sumber daya alam, negara ini perlu memperbaiki kebijakan investasi dan fokus pada penciptaan lapangan kerja.
Buku UU Cipta Kerja nanti dapat menjelaskan bagaimana latar belakang yang mendasari pembuatan UU Ciptaker
Salah satu platform pendukung pelatihan Prakerja, Karier.mujuga tetap berkolaboras dengan program Prakerja dari pemerintah.
Pembangunan Pelabuhan Internasional Anggrek memiliki prioritas dalam melibatkan seluruh elemen warga lokal Gorontalo Utara, termasuk penyerapan tenaga kerja warga lokal.
Pembangunan Indonesia tidak akan berjalan lancar jika jumlah pengusaha di Indonesia masih sedikit.
Meskipun gelaran Job Fair sudah berkahir, lowongan kerja tersebut tetap bisa diakses oleh masyarakat melalui layanan SIAPKerja.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved