Minggu 09 Februari 2020, 16:35 WIB

Pakar Hukum Pertanyakan Etika Zulhas Soal Pemanggilan KPK

mediaindonesia.com | Politik dan Hukum
Pakar Hukum Pertanyakan Etika Zulhas Soal Pemanggilan KPK

Medcom/Ilham Wibowo
Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan belum memenuhi panggilan KPK.

 

PAKAR hukum Universitas Hasanuddin Makassar, Profesor Juajir Sumardi menilai Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan (Zulhas) tidak patuh hukum. Seharusnya, Zulhas wajib memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

“Dari segi hukum, Zulhas terlihat tidak patuh hukum. Padahal, sebagai negarawan harusnya memahami dan menjalankan amanat konstitusi dan undang-undang,” ungkap Juajir ketika dihubungi dari Jakarta, Minggu (9/2).. 

Zulhas kembali mangkir dari panggilan KPK Kamis (6/2). Hal tersebut untuk kedua kali, dia tidak hadir. Pada pemanggilan pertama KPK dilakukan pada 16 Januari 2020, dia juga tidak datang. 

Sebagai Wakil Ketua MPR dan Ketua Umum PAN, lanjut Juajir, Zulhas harusnya memahami prinsip equilibrium before the law. bahwa setiap warga negara memiliki kesamaan kedudukan di depan hukum.

Dengan demikian, ketika dipanggil sebagai saksi kasus KPK, Zulhas terikat kewajiban untuk membantu proses penyelidikan KPK. “Tidak malah mangkir hingga dua kali karena kepentingan pribadi,” tegas Juajir.

“Etika politik dan moral Zulhas perlu dipertanyakan jika seperti ini,” imbuhnya.

Menurut Juajir, selain berwenang melakukan jemput paksa, KPK juga bisa menjerat Wakil Ketua MPR tersebut dengan tindak pidana. Dalam hal ini, Zulhas bisa dianggap menghalang-halangi proses hukum oleh KPK. 

“Dia bisa dikenakan tindak pidana menghalang-halangi proses hukum oleh KPK, seperti Lucas yang divonis 7 tahun karena menghalangi penyidikan KPK,” kata Juajir.

Mangkirnya Zulhas pada pemanggilan kedua, karena alasan kegiatan partai di Kendari, Sulawesi Tenggara. Akibatnya, hingga saat ini, KPK belum bisa mendapatkan keterangan dari Zulhas terkait tersangka korporasi PT Palma Satu.

Bukan dalam kasus ini saja Zulhas mangkir. Sebelumnya, dia pernah tidak hadir ketika dipanggil sebagai saksi oleh KPK. Pada saat itu, Zulhas dipanggil sebagai saksi dalam kasus yang melibatkan adiknya, Zainudin Hasan, mantan Bupati Lampung Selatan, yang akhirnya divonis penjara 12 tahun penjara. (OL-09)

Baca Juga

Dok MI

Sah, Komjen Listyo Sigit Prabowo jadi Kapolri

👤Sri Utami 🕔Kamis 21 Januari 2021, 17:30 WIB
"Pimpinan dewan mengucapkan selamat kepada calon Kapolri semoga dapat menjalankan tugas dengan baik, penuh tanggung jawab dan...
Ist/DPR

Ketua Komisi IV DPR Merasa Dilecehkan KKP Terkait Ekspor Lobster

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Kamis 21 Januari 2021, 17:14 WIB
Suasana memanas terkait dengan imbauan Komisi IV untuk menghentikan ekspor Benih Bening lobster (BBL) tak diindahkan Kementerian...
Antara

Sandiaga Minta KPK Kawal Program Kemenparekraf

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Kamis 21 Januari 2021, 17:10 WIB
Kemenkeraf memiliki program bantuan terkait dengan PEN yakni dana hibah pariwisata. Tahun lalu, anggaran dana hibah itu mencapai Rp3,3...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya