Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
POLDA Metro Jaya menjadwalkan pemeriksaan kasus penyiraman air keras yang menimpa penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan, Senin (6/1).
Tepat pukul 10.20 WIB, Novel datang untuk memenuhi pemeriksaan di Unit V Subdit Keamanan (Kamneg) Polda Metro Jaya dengan mengenakan kemeja biru tua dipadukan jas hitam dan topi.
"Saya baru hadir, tentunya ketemu penyidik dulu. Itu mungkin barangkali baru ketemu kawan-kawan media. Tentunya ketika saya dipanggil ini kaitan dengan saya sebagai korban maka saya berkepentingan memberikan keterangan," kata Novel yang baru sampai Polda menggunakan mobil Kijang Inova warna hitam.
Novel tak mau mau berkomentar banyak, lantaran baru akan melakukan penyidikan setelah ditetapkannya dua tersangka berinisial RM dan RB yang tak lain merupakan anggota Polri aktif.
Baca juga: Penuhi Panggilan Polisi, Novel Siapkan Fisik dan Mental
Diketahui, kedua pelaku ini diamankan pada Kamis (26/12) malam di Cimanggis, Depok, kemudian dibawa ke Polda Metro untuk diinterogasi. Penangkapan kedunaya merupakan hasil penyelidikan panjang sejak april 2017.
"Tentu harus siap, ini bukan yang pertama. Pemeriksaan ini adalah pemeriksaan lanjutan. Saya menunggu penyidik bertanya apa," tutur Novel
Sampai saat ini belum ada penjelasan terkait materi pemeriksaan terhadap Novel.(OL-5)
Novel Baswedan menduga ada intervensi dalam kasus izin pengelolaan tambang nikel di Konawe Utara.
Novel masih meyakini TWK merupakan strategi untuk melengserkan sejumlah pegawai KPK. Sebab, data nilai tes itu tidak pernah diserahkan kepada eks pegawai maupun publik.
Di tengah praktik korupsi yang terus merajalela dan pelemahan KPK yang semakin nyata, pemerintah dan DPR seharusnya dapat memikirkan cara pemberantasan korupsi yang efektif dan tegas.
MANTAN Penyidik KPK Novel Baswedan menilai keterangan saksi Rossa Purbo Bekti soal Firli Bahuri membocorkan informasi OTT kasus suap PAW penting ditindaklanjuti.
Novel menilai gugatan yang dilayangkan oleh Agustiani Tio Fridelina kepada Rossa merupakan bentuk serangan balik secara personal.
Namun demikian, hanya disampaikan secara singkat karena mereka tengah berada di tengah-tengah acara yang sedang berjalan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved