Senin 06 Januari 2020, 11:29 WIB

Penuhi Panggilan Polisi, Novel Siapkan Fisik dan Mental

Arga Sumantri | Politik dan Hukum
Penuhi Panggilan Polisi, Novel Siapkan Fisik dan Mental

ANTARA FOTO/Galih Pradipta
Penyidik sneior KPK Novel Baswedan (tengah)

 

KUASA hukum penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan, Saor Siagian, menyatakan kliennya akan memenuhi panggilan polri. Novel akan dimintai keterangan terkait kasus penyiraman air keras yang menimpanya. Ia akan datang bersama tim kuasa hukum dan telah mempersiapkan apa yang akan diselisik oleh penyidik.

"Persiapannya, siap fisik dan mental, menjawab pertanyaan penyidik," kata Saor saat dikonfirmasi, Senin (6/1).

Saor belum memprediksi poin apa yang akan ditanya penyidik kepada Novel. Namun, dia memastikan Novel akan menjawab pertanyaan yang diutarakan penyidik.

"Tergantung apa yang mau dipertanyakan penyidik," ujarnya.

Selain tim kuasa hukum, Novel juga akan didampingi pihak KPK. Pelaksana tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan tim biro hukum KPK bakal mendampingi Novel.

Baca juga: Besok, Penyidik KPK Novel Baswedan Diperiksa Polisi

Novel Baswedan disiram dengan air keras oleh dua orang tak dikenal pada Selasa, 11 April 2017. Penyidik KPK itu menjadi korban teror usai salat Subuh di Masjid Jami Al Ihsan, Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Pada eranya, eks Kapolri Jenderal Tito Karnavian membentuk Tim Pencari Fakta untuk membedah kasus Novel. Tim yang terdiri dari beragam ahli itu menyimpulkan penyerangan ini terkait pekerjaan Novel sebagai penyidik KPK.

Pengusutan kasus Novel kemudian dilanjutkan Tim Teknis yang bekerja mulai Kamis, 1 Agustus 2019. Tim yang berisikan personel dengan beragam kemampuan khusus ini bekerja secara senyap.

Presiden Joko Widodo mengultimatum Kapolri Jenderal Idham Azis, yang baru dilantik Jumat, 1 November 2019, untuk mengungkap penyerang Novel
 secepatnya.

RM dan RB akhirnya ditangkap pada Kamis, 26 Desember 2019. Dua polisi penyerang Novel itu kini dijebloskan di Rumah Tahanan (Rutan) Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri untuk 20 hari pertama. RB sempat berteriak mencela Novel saat hendak masuk mobil tahanan.

"Tolong dicatat saya enggak suka sama Novel karena dia pengkhianat," kata RB.(OL-5)
 

Baca Juga

MI/Rommy Pujianto

KPK Minta Transparansi Pengadaan Barang Penanganan Covid-19

👤Fachri Audhia Hafiez 🕔Kamis 02 April 2020, 22:46 WIB
KPK mendorong pelaksanaan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di tingkat nasional maupun daerah untuk mengedepankan pencegahan...
Ilustrasi

Komisi III Minta Waktu Sepekan Selesaikan Revisi KUHP

👤Anggitondi Martaon 🕔Kamis 02 April 2020, 22:25 WIB
Komisi III berjanji bakal menyelesaikan pembahasan dalam waktu sepekan. Komisi yang membidangi hukum itu bakal merampungkan pembahasan...
DOK DPR RI

DPR Segera Bahas RUU Tentang Penetapan Perppu No 1 Tahun 2020

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 02 April 2020, 21:44 WIB
Puan Maharani menegaskan bahwa DPR bersama Pemerintah bersatu untuk menghadapi wabah...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya