Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
Direktur Utama (Dirut) PT Pupuk Kaltim, Bakir Pasman diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (4/12), terkait kasus suap Bidang Pelayaran antara PT Pupuk Indonesia Logistik dengan PT Humpuss Transportasi Kimia.
"Maaf baru selesai meeting. Iya mas benar, Direktur Utama Pupuk Kaltim diperiksa oleh KPK hanya sebagai saksi. Sesuai yang disampaikan juru bicara KPK Febri Diansyah," ujar Navra, Rabu (4/12) petang.
Kendati demikian, sambung Navra, pemeriksaan itu tidak memengaruhi roda perusahaan.
"Beliau hadir memenuhi undangan KPK untuk memberikan keterangan yang dibutuhkan. Ini menunjukan bahwa kami kooperatif dengan penegak hukum,"
jelasnya.
Apapun perkembangan status selanjutnya, Pupuk Kaltim menyerahkan sepenuhnya pada KPK. Namun, Navra enggan membahas anatomi dugaan kasus
suap yang dialami pucuk pimpinannya.
Diberitakan sebelumnya, KPK memeriksa Bakir sebagai saksi untuk tersangka Direktur PT Humpuss Transportasi Kimia, Taufik Agustono.
Taufik terjerat kasus berdasarkan pengembangan perkara suap kerja sama pengangkutan bidang pelayaran. Yakni antara PT Pupuk Indonesia Logistik
dan PT Humpuss Transportasi Kimia.
Kasus ini adalah pengembangan dari kasus dugaan suap terhadap anggota DPR Bowo Sidik Pangarso. (OL-11)
KPK mengungkap hasil pemeriksaan saksi dalam kasus dugaan suap proyek Lampung Tengah dengan mendalami aliran uang dan sumber penghasilan Bupati nonaktif Ardito Wijaya.
KPK menyebut PT Blueray bertindak sebagai importir dari banyak perusahaan dan kini mendalami peran afiliasi serta modus suap dalam kasus dugaan korupsi importasi di Bea Cukai.
KPK tetapkan lima tersangka OTT di Depok, termasuk Ketua PN Depok, terkait dugaan gratifikasi pengurusan sengketa lahan. Penahanan 20 hari pertama.
KPK ungkap tren baru dalam transaksi suap, yakni pembayaran menggunakan emas dan cryptocurrency. KPK memantau metode ini untuk menanggulangi praktik korupsi yang semakin kompleks
Ketika ditanya detail kasus tersebut, Fitroh mengatakan OTT keenam pada 2026 itu mengenai dugaan suap perkara.
Hingga saat ini seluruh pihak yang diamankan masih menjalani pemeriksaan secara intensif oleh penyidik KPK. Selain itu, tim juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa uang tunai.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved