Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
MASUKNYA partai nonkoalisi pengusung Joko Widodo-Ma'ruf Amin dalam Kabinet Indonesia Maju dikhawatirkan kalangan mahasiswa akan mengekang demokrasi di Indonesia karena peran oposisi yang berkurang.
Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia Manik Margana Mahendra mengatakan, kondisi itu bisa membuat aspirasi masyarakat jadi tersendat dan tak tersampaikan ke pemerintah.
"Jadi kami khawatir kedepannya bentuk demokrasi semakin terkekang karena kita lihat masyarakat yang menyampaikan aspirasinya tak tersampaikan," Ujar Manik saat dihubungi, Senin (28/10).
Melihat kondisi makin lemahnya peran oposisi, Manik menyebut mahasiswa siap menjadi oposisi jalanan bila nantinya peran oposisi tak efektif dalam mengawasi kinerja pemerintahan Jokowi-Amin.
Baca juga : Demonstrasi Adalah Kemerdekaan Sampaikan Pendapat
"Hari ini kita sudah mendeklarasikan terus mengawasi pemerintah. Dan tidak menutup kemungkinan adanya oposisi jalanan. Kami rasa kekuatan masyarakat juga pasti bisa bergabung yang terus merong-rong pemerintah dan mengawasi pemerintah," ujarnya.
Sebelumnya, tepat di peringatan Sumpah Pemuda, Senin (28/10), mahasiswa berdemonstrasi menuntut Presiden menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) pencabut UU KPK di sekitar Patung Kuda Merdeka Barat, Jakarta Pusat.
"Kami meminta ketegasan dari pemerintah isu korupsi, HAM dan lainnya. Bahkan kawan-kawan kami yang meninggal di aksi 23-30 September lalu belum ada tanggapan dari pihak pemerintah," Tutupnya. (OL-7)
Setibanya di Bandara Presidential Flight pukul 18.00 waktu setempat, kehadiran Presiden langsung disambut hangat oleh perwakilan warga Indonesia yang bermukim di sana.
Mahasiswa diimbau untuk tetap menyampaikan aspirasi secara damai dan konstitusional, khususnya di bulan suci Ramadan.
PENGUATAN ideologi negara bukan lagi sekadar wacana akademis, melainkan faktor kunci keberhasilan transformasi menuju Indonesia. Pancasila
Kegiatan aksi bersih pantai di Kuta, Bali ini diikuti oleh sedikitnya 80 mahasiswa Melanesia yang menempuh studi di berbagai perguruan tinggi di Bali.
Intimidasi tersebut merupakan bentuk nyata dari praktik pembungkaman terhadap daya kritis mahasiswa.
Bagi Muhammad Abdurrahman Azzam, masa kuliah justru menjadi pintu masuk untuk terlibat langsung dalam penguatan ekonomi masyarakat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved