Selasa 22 Oktober 2019, 20:20 WIB

Luhut Mengaku Diminta Jadi Menko Kemaritiman dan Investasi

Akmal Fauzi | Politik dan Hukum
Luhut Mengaku Diminta Jadi Menko Kemaritiman dan Investasi

ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/foc/16.
LUHUT BINSAR PANDJAITAN

 

LUHUT Binsar Pandjaitan kembali diminta untuk membantu Presiden Joko Widodo pada pemerintahan keduanya. Luhut mengaku diminta menjadi Menteri Koordinator di bidang Kemaritiman dan Investasi.

"Tadi di-brief untuk tugas saya ke depan. Jadi nanti menangani soal maritim dan investasi," ujar Luhut usai bertemu dengan Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (22/10).

Dalam diskusi dengan Presiden, kata dia, Luhut diminta agar Kemenko Kemaritiman dan Investasi menyelesaikan persoalan-persoalan investasi, terutama terkait komoditas petrochemical, B20, dan B30. Dengan demikian, impor minyak dan gas (migas) bisa berkurang.


Baca juga: Johnny Plate: Diskusi soal Startup Bisnis dan Perlindungan Data


"Kalau kita setia, dalam dua sampai tiga tahun ke depan, kita akan mengurangi impor energi dengan signifikan," kata Luhut.

Meski ada perubahan nama menjadi Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhut enggan menyebutkan kepastian bahwa ada perubahan nomenklatur atau tidak. Ia hanya menyebut pengumuman resmi akan disampaikan Presiden besok, Rabu (23/10). (OL-1)

Baca Juga

ANTARA/Faldi/Mohamad Hamzah

Polisi Sebut Pelaku Teror Sigi Berjumlah 8 Orang

👤Siti Yona Hukmana 🕔Senin 30 November 2020, 11:53 WIB
Satgas Tinombala disebut tengah mencari tahu keberadaan kelompok MIT tersebut. Termasuk memburu teduga delapan...
Biro Pers Sekretariat Presiden/Kris

Presiden Minta Kepastian Pelaksanaan Vaksinasi

👤Nur Azizah 🕔Senin 30 November 2020, 10:59 WIB
Presiden Joko Widodo meminta kepastian mengenai waktu pelaksanaan vaksinasi. Meski dia pernah menyebut vaksinasi bakal digelar awal...
ANTARA/Rivan Awal Lingga

Susi Pudjiastuti Dinilai Berpotensi Kembali Pimpin KKP

👤Fachri Audhia Hafiez 🕔Senin 30 November 2020, 10:35 WIB
Namun, menurut Adi, langkah Susi untuk kembali menahkodai KKP tidak mudah. Suara publik pun tidak bisa dijadikan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya