Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan akan ada konsekuensi jika dilakukan amendemen UUD 1945. Ia berharap amendemen yang belakangan ini ramai dibicarakan, dilakukan secara terbatas dan terukur. "Iya harus terbatas," kata JK di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, kemarin.
Menurutnya, ada cara untuk mencegah amendemen menjadi terlalu luas dan menjadi bola liar. Salah satunya dengan membuat kesepakatan di awal. "Ya, tentu ada dulu kesepakatan awal, baru amendemen," tegasnya.
Sebelumnya, Ketua Fraksi Partai NasDem DPR M Ali menilai amendemen, khususnya terkait perubahan mekanisme pemilihan presiden dan wakil presiden, bukan merupakan hal yang tabu dan tidak diharamkan. "Itu (amendemen terkait mekanisme pemilihan presiden) bukan hal yang tabu dan bukan yang diharamkan kalau ternyata dalam diskusi dan penjaringan aspirasi masyarakat menghendaki itu. Apa masalahnya?" tandasnya.
Dia menilai untuk melaksanakan amendemen, partai politik harus membuka dialog seluas-luasnya dengan masyarakat, mendengarkan masukan dan keinginan rakyat. Bila masyarakat menghendaki adanya perubahan UUD 1945, khususnya terkait mekanisme pemilihan presiden dan masa jabatan presiden, hal itu tidak ada masalah. "Ayo buka ruang publik, ilmu pengetahuan sudah lebih maju, ada lembaga survei, jaring aspirasi masyarakat, masuk kampus dan dengarkan mahasiswa. Kalau parpol sok tahu dan merasa paling tahu keinginan masyarakat, nanti repot," ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua MPR dari F-PDIP, Ahmad Basarah, menegaskan bahwa Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri meminta amendemen terbatas, yaitu menambah kewenangan MPR untuk menetapkan haluan negara. "Di luar itu PDIP tidak akan ikut," jelas Basarah.
Ia mengatakan PDIP hanya ingin perubahan terbatas, khusus Pasal 3 UUD 1945 yang mengatur wewenang MPR untuk mengubah dan menetapkan UUD, ditambah wewenang untuk menetapkan haluan negara.
Pihaknya, kata Basarah, tidak bisa mengambil kesimpulan secara serta-merta terhadap sikap politik yang dilontarkan sejumlah elite politik. Alasannya, masih ada waktu lima tahun ke depan untuk membangun dialog, mendengarkan pendapat berbagai pihak, sampai pada kesimpulan mengenai wacana amendemen terbatas.
"Kita lihat nanti di dalam perkembangan selanjutnya. Saya selaku wakil ketua MPR dari PDIP akan terus berkomunikasi dengan ketua MPR dan para wakil ketua MPR yang lain," ujar Basarah. (Nur/Put/Ant/P-3)
Wapres Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan kerja ke IKN Kalimantan Timur meninjau fasilitas pendidikan dan pasar, masyarakat antusiasi berfoto dengan Gibran di IKN
Kehadiran orang nomor dua di Indonesia ini disambut hangat oleh warga, para pelancong, hingga pengemudi ojek daring (online) yang berada di area stasiun.
WAKIL Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka menjanjikan pemerintah pusat akan mempercepat pemulihan infrastruktur di Kabupaten Aceh Singkil, Aceh, pascabanjir dan longsor.
Gibran bertolak dari Pangkalan Udara (Lanud) TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (4/12) sekitar pukul 05.00 WIB menuju Bandara Internasional Minangkabau, Sumatra Barat.
SAAT mengunjungi Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi 1 Cirebon, Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, menerima surat dari seorang siswa.
SEJUMLAH pedagang mengeluhkan harga sejumlah komoditas pangan yang masih mahal saat Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka mengunjungi Pasar Jagasatru.
MANTAN Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo hadir dalam pengukuhan guru besar,Prof. Zainal Arifin Mochtar dan pidatonya soal demokrasi
WAKIL Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK) menceritakan perbedaan penanganan tsunami Aceh pada 2004 silam dengan banjir yang melanda Sumatra pada tahun ini.
Jusuf Kalla menegaskan bantuan asing ke Aceh diperbolehkan selama untuk kemanusiaan dan terkoordinasi. PMI fokus pada logistik dan kebutuhan dasar warga terdampak.
Jusuf Kalla menekankan pentingnya penanganan cepat dampak banjir, khususnya penumpukan kayu di sungai, serta mendorong pemanfaatan kayu bernilai guna untuk membantu masyarakat
KETUA Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla (JK) meminta agar permasalahan lautan kayu dari banjir Sumatra untuk segera diselesaikan. Kayu yang memiliki nilai guna dapat dimanfaatkan.
Masjid perlu terus dimakmurkan dan dimanfaatkan sebagai sarana membangun masyarakat yang religius sekaligus mandiri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved