Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo mengisyaratkan merangkul Partai Gerindra masuk ke koalisi pemerintahan di periode kedua nanti.
Hal itu disampaikan Jokowi usai bertemu Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (11/10).
“Kami berbicara banyak mengenai kemungkinan partai Gerindra masuk ke kolisi kita,” kata Jokowi.
Namun, kata Jokowi, pembahasan koalisi bersama Prabowo belum final diputuskan apakah Gerindra bergabung ke pemerintahan atau tidak.
“Belum final,” kata Jokowi.
Baca juga: Jokowi Bertemu Prabowo, Soal Gerindra Bergabung belum Final
Selain membahas soal koalisi, pertemuan yang berlangsung sekitar satu jam itu, Jokowi mengaku membahas ihwal persoalan ekonomi, keamanan serta pemindahan Ibu Kota.
Selain Prabowo, Jokowi juga bertemu dengan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada Kamis (10/10). Dalam pertemuan itu, Jokowi juga menyebut membahas ihwal kemungkinan Demokrat masuk ke koalisi pemerintah. (A-4)
Usai pertemuan Hambalang, saham grup Prajogo Pangestu melonjak hingga ARA. Pasar menilai sinyal kesinambungan kebijakan dan proyek strategis.
PKB menyebut arah kebijakan tersebut sebagai penerapan ekonomi konstitusi yang berpijak pada Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945.
Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah ini bertujuan memperkuat sinergi kebijakan serta menyelaraskan program pembangunan nasional dengan kebutuhan daerah.
Ia juga menyinggung peran Indonesia dalam membangun ASEAN sebagai upaya menjaga stabilitas kawasan.
Menurut Abraham, pertemuan tersebut berjalan santai dan penuh dialog. Presiden Prabowo, kata dia, kerap menyelingi diskusi serius dengan candaan.
Presiden Prabowo Subianto batal menghadiri puncak Harlah 100 Tahun NU meski persiapan kepresidenan telah dilakukan. PBNU menyebut pembatalan terjadi di saat terakhir karena tugas negara.
Mantan presiden yang masih hidup tinggal tiga orang: Megawati, SBY, dan Jokowi. Sejak Prabowo dilantik menjadi presiden, Prabowo dan Megawati belum pernah bertemu.
ANALIS Komunikasi Politik Hendri Satrio (Hensa) menanggapi pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Joko Widodo (Jokowi) di Solo, Jawa Tengah, pada akhir pekan kemarin.
Pertemuan Presiden Jokowi dan Prabowo berlangsung di Hutan Kota by Plataran, kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat.
Kecurigaan tentang ketidaknetralan akan semakin kuat mengingat Jokowi hanya menemui 3 menteri yang menjadi ketua umum partai pengusung putranya, Gibran Rakabuming Raka,sebagai cawapres.
Hal itu diungkapkan Jokowi pada media seusai melakukan salat Idul Fitri di Masjid Raya Sheikh Zayed, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (22/4)
Menurut dia, organisasi ini menjadi wadah bagi para pihak yang menyambut ide dan gagasan yang sudah dilontarkannya sejak Maret 2021.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved