Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
Bea Cukai Sampit adakan bakti sosial bertajuk ‘Bea Cukai Sampit Peduli’ yang diadakan pada hari Rabu (02/10). Acara tersebut merupakan aksi tanggap Bea Cukai terhadap kemarau panjang dan kebakaran hutan yang menyebabkan polusi asap dan krisisnya air bersih pada beberapa tempat di Kalimantan.
Rangkaian kegiatan ini diawali dengan pemberian sumbangan air bersih yang dibawa dari Kota Sampit ke Desa Jaya Kelapa. Daerah ini memiliki kondisi air yang tidak dapat digunakan untuk minum maupun memasak.
Kegiatan itu dilanjutkan dengan membagikan masker N95 yang mampu menyerap 95% partikel udara kepada masyarakat di Kecamatan Mentaya Selatan yang kondisi udaranya masih belum kondusif.
Kepala Bea Cukai Sampit Indasah mengatakan bahwa kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian kami dari sisi kemanusiaan untuk membantu masyarakat menghadapi bencana yang sedang dialami. Harapannya, ini dapat membantu saudara kita yang kesulitan serta meringankan beban mereka.
“Kegiatan Bea Cukai Peduli ini kami harap dapat membantu masyarakat sekitar untuk menggunakan air bersih di tengah kemarau panjang dan kebakaran hutan yang terjadi,” ungkap Indasah. (RO/OL-10)
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mendalami dugaan korupsi terkait pengurusan cukai di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan.
KPK bongkar taktik pegawai Bea Cukai inisial SA yang kelola uang gratifikasi di safe house Ciputat. Uang Rp5,19 miliar disita terkait kasus impor barang KW.
Instruksi 'bersih-bersih' tersebut merupakan kode untuk memindahkan tumpukan uang tunai dari lokasi awal.
KPK resmi menahan Kepala Seksi Intelijen Cukai Direktorat Penindakan dan Penyidikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Budiman Bayu Prasojo (BBP).
Para oknum tersebut sengaja menyiapkan lebih dari satu lokasi penyimpanan guna menghindari pemantauan aparat penegak hukum.
KPK temukan uang Rp5 miliar dalam 5 koper terkait kasus suap importasi Bea Cukai. Simak peran 6 tersangka termasuk pejabat Ditjen Bea Cukai di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved