Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
Bertempat di Kantor Bea Cukai Kediri, PT Gudang Garam Tbk. memberikan apresiasi kepada Bea Cukai Kediri atas pelayanan yang memuaskan dalam hal kesesuaian janji layanan dengan realisasi dan bebas dari korupsi. Penghargaan tersebut disampaikan oleh perwakilan dari PT Gudang Garam Tbk di sela-sela acara motivasi Pegawai untuk penguatan sikap dasar pegawai Bea Cukai dan bertepatan dengan momen Hari Bea Cukai ke-73 pada 2 Oktober 2019.
Apresiasi ini menjadi kado spesial di Hari Bea Cukai ke-73 dan penyemangat pegawai Bea Cukai Kediri untuk memberikan pelayanan yang lebih baik lagi kepada pengguna layanan. "Saya mewakili seluruh pegawai Bea Cukai Kediri mengucapkan terima kasih kepada PT Gudang Garam Tbk atas apresiasi yang diberikan," ungkap Kepala Kantor Bea Cukai Kediri, Suryana.
Hadir sebagai narasumber adalah Kepala Subdirektorat Penyuluhan dan Layanan Informasi Kantor Pusat Bea Cukai, Mufti Arkan. Pada kesempatan ini, Mufti menyampaikan materi tentang sikap dasar pegawai Bea Cukai. Tujuan penerapan sikap dasar pegawai Bea Cukai adalah untuk mewujudkan pelayanan prima kepada pengguna layanan.
"Pelayanan prima adalah memberikan pelayanan yang lebih dari apa yang pengguna layanan harapkan,” jelasnya.
Seluruh pegawai Bea Cukai dalam melaksanakan kegiatan pelayanan kepada pengguna layanan maupun dalam lingkup internal ke sesama pegawai harus berpedoman kepada sikap dasar tersebut. “Poin pertama pada sikap dasar pegawai Bea Cukai adalah jujur yang kaitannya dengan integritas. Dengan prestasi yang telah di raih Bea Cukai Kediri selama ini, jika kita berbicara integritas di Bea Cukai Kediri merupakan hal yang telah paripurna," tambahnya.
Sikap dasar pegawai Bea Cukai yang ditetapkan melalui Keputusan Direktur Jenderal Bea dan Cukai nomor KEP-664/BC/2017 adalah Jujur, Korsa, Loyal, Inisiatif dan Korektif atau biasa disingkat 'KLIK Jujur'.
Jujur adalah bertindak secara lurus dan tulus sesuai norma dan aturan yang ada. Korsa adalah satu rasa satu sikap kebersamaan dalam hal yang positif. Loyal yaitu selalu memberikan dukungan kepada institusi. Inisiatif merupakan kemampuan berpikir, bertindak, menunggu perintah, serta mampu memberikan solusi. Korektif yaitu merupakan suatu sikap yang selalu memperbaiki dan melakukan perubahan ke arah yang lebih baik dan tujuannya adalah mencapai kesempurnaan.
Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh pegawai aktif, serta mengundang pensiunan Bea Cukai, dan beberapa perwakilan pengguna layanan di antanya dari PT Gudang Garam Tbk, MPS PT Sampoerna, PT Halim Wonowidjojo, PT Karyadibya Mahardhika dan PR Semanggimas Agung. (RO/OL-10)
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mendalami dugaan korupsi terkait pengurusan cukai di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan.
KPK bongkar taktik pegawai Bea Cukai inisial SA yang kelola uang gratifikasi di safe house Ciputat. Uang Rp5,19 miliar disita terkait kasus impor barang KW.
Instruksi 'bersih-bersih' tersebut merupakan kode untuk memindahkan tumpukan uang tunai dari lokasi awal.
KPK resmi menahan Kepala Seksi Intelijen Cukai Direktorat Penindakan dan Penyidikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Budiman Bayu Prasojo (BBP).
Para oknum tersebut sengaja menyiapkan lebih dari satu lokasi penyimpanan guna menghindari pemantauan aparat penegak hukum.
KPK temukan uang Rp5 miliar dalam 5 koper terkait kasus suap importasi Bea Cukai. Simak peran 6 tersangka termasuk pejabat Ditjen Bea Cukai di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved