Sabtu 05 Oktober 2019, 15:48 WIB

Kemenag: Kerukunan Umat Beragama Membaik

Rifaldi Putra Irianto | Politik dan Hukum
Kemenag: Kerukunan Umat Beragama Membaik

Antara
Peserta gerak jalan Kerukunan Umat Beragama di Jakarta, beberapa waktu silam.

 

KERUKUNAN umat beragama di Indonesia pada 2019 semakin membaik. Hal itu adalah hasil survei nasional kerukunan umat beragama oleh Kementerian Agama (Kemenag).

Kepala Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama Abdurrahman Mas'ud mengungkapkan hasil survei nasional tersebut di Kantor Kementerian Agama, Jakarta, Jumat (5/10).

Kepala Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama Abdurrahman Mas'ud. (Dok Antara)

Dia mengatakan, berdasarkan hasil survei nasional kerukunan umat beragama terakhir yang dimiliki Kemenag menunjukkan rata-rata nasional kerukunan umat beragama berada pada poin berkisar 73 dalam rentang 0-100.

"Kita punya survei kerukunan umat beragama dan selalu update dalam lima tahun terakhir ini dan untuk 2019 meskipun belum dikeluarkan hasil survei kerukunan umat beragama, tapi hasil sementara itu berada di poin bekisar 73 lebih, meningkat dari tahun sebelumnya di angka 70," ungkapnya.

Baca juga: Ansy Lema: Perppu KPK Tak Perlu Diterbitkan

Adapun kerukunan tinggi yang dimaksud dalam penelitian ini, adalah bekerjanya dimensi kerukunan, yaitu toleransi, kesetaraan, dan kerja sama secara signifikan.

Diketahui, untuk daerah dengan tingkat kerukunan beragama paling tinggi ia mengatakan masih berada pada daerah-daerah wilayah timur Indonesia, sementara Jawa Barat dan Banten mendapatkan tingkat kerukunan beragama paling rendah. (X-15)
 

Baca Juga

MI/Palce Amalo.

MK Terima Gugatan Kasus Bupati Terpilih Sabu Raijua

👤Palce Amalo 🕔Sabtu 27 Februari 2021, 00:15 WIB
Permohonan disampaikan oleh warga Sabu Raijua bernama Yanuarse Bawa Lomi mewakili Aliansi Masyarakat Peduli Demokrasi Sabu Raijua...
MI/Susanto

Enggan Berprasangka, PDIP Tunggu Proses Hukum Kasus Bansos

👤Cahya Mulyanan 🕔Jumat 26 Februari 2021, 23:18 WIB
Menurut dia, kader yang dapat dinyatakan bersalah harus berdasarkan putusan mahkamah partai. Sanksinya pun setelah mekanisme ini telah...
Antara

KPK Tanggapi Nama Ihsan Yunus Hilang dari Dakwaan Kasus Bansos

👤Cahya Mulyana 🕔Jumat 26 Februari 2021, 23:11 WIB
Ia menegaskan, KPK sebagai penegak hukum bekerja berdasarkan aturan hukum. Bukan atas dasar asumsi dan persepsi terlenih desakan pihak...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya