Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
Tim patroli laut Bea Cukai Sumatera Utara menyelamatkan empat warga Kisaran dan Panipahan yang nyaris tenggelam di perairan Pulau Anua, Sumatera Utara, pada Kamis (19/09) sekitar pukul 01.30 WIB.
Kepala Kantor Bea Cukai Sumatera Utara, Oza Olavia mengungkapkan, bahwa penyelamatan dilakukan ketika tim yang sedang melakukan kegiatan patroli laut menggunakan kapal BC 20005 melihat adanya kapal yang sedang terombang-ambing di lautan.
Di tengah cuaca yang buruk dan ombak yang tinggi, tim berupaya merapat ke kapal tersebut untuk memeriksa kondisi kapal. Setelah berhasil merapat, didapati dek kapal yang diketahui bernama KM Alfatih Pratama ternyata sudah digenangi air.
“Melihat kondisi tersebut, tim langsung mengevakuasi awak kapal lalu membiarkan kapal KM Alfatih Pratama terapung sembari menunggu cuaca membaik. Namun, karena cuaca yang tak kunjung membaik akhirnya kapal KM Alfatih Pratama tenggelam,” terang Oza.
Keesokan harinya (20/9), tim patroli laut dari Bea Cukai Teluk Nibung melakukan penjemputan dan serah terima awak kapal KM Alfatih Pratama dari tim patroli BC 20005 untuk dibawa ke daratan menggunakan kapal BC 15031. Sementara itu, tim patroli BC 20005 kembali melanjutkan patroli di perairan Sumatera Utara.
“Keempat awak kapal KM Alfatih Pratama diketahui masing-masing bernama Wahyudi dan Supriyatno warga Kisaran serta Jesminar dan Mayruli Arahim warga Panipahan, Sumatera Utara. Seluruhnya dapat kembali ke tempat asalnya dengan keadaan selamat,” pungkas Oza.
Dalam melaksanakan patroli, petugas Bea Cukai dibekali pengetahuan umum tentang penyelamatan. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal darurat yang kemungkinan bisa terjadi di lautan. (RO/OL-10)
Peredaran narkotika jaringan internasional berhasil digagalkan Polda Metro Jaya bersama Bea Cukai, di Apartemen Green Bay Pluit.
Bea Cukai tidak menetapkan tenggat waktu khusus bagi perusahaan importir untuk melakukan re-ekspor, selama pihak perusahaan menunjukkan itikad baik dan kooperatif.
Selama ini, sertifikasi AEO di Indonesia lebih banyak dimiliki oleh perusahaan manufaktur, sementara di sektor logistik jumlahnya masih terbatas.
DIREKTORAT Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengungkapkan telah melakukan pembenahan secara menyeluruh.
Bea Cukai Atambua melakukan penindakan terhadap peredaran barang kena cukai (BKC) berupa hasil tembakau/rokok ilegal sebanyak 11 juta batang.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengapresiasi Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan yang dianggapnya telah menunjukkan perbaikan kinerja.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved