Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
Sebagai dasar negara Republik Indonesia, Pancasila mengandung makna yang sangat penting bagi perjalanan kemerdekaan bangsa ini. Kelima sila dasar negara dijadikan pedoman bagi seluruh rakyat Indonesia dalam menjalani kehidupan berbangsa dan bernegara.
Namun, seiring dengan arus modernisasi yang terus melekat dalam kehidupan masyarakat, semangat dan nilai-nilai Pancasila tampaknya sudah mulai luntur, khususnya bagi generasi pemuda saat ini. Seperti yang kita ketahui bahwa pengaruh kekuatan global begitu dasyat, sehingga generasi muda harapan dan penerus bangsa harus mampu membentengi diri agar tidak terpengaruh.
Berharap hal tersebut tidak terjadi pada generasi muda Kementerian Keuangan, Kanwil Bea Cukai Sulbagsel merangkul generasi milenialnya hadir dalam Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila. Peringatan Hari Kesaktian Pancasila pada 1 Oktober tahun ini mengambil tema ‘Pancasila sebagai Dasar Penguatan Karakter Bangsa menuju Indonesia Maju dan Bahagia’.
Upacara yang dilangsungkan pagi ini, dihadiri oleh perwakilan pejabat eselon II, III, IV serta perwakilan pegawai seluruh instansi di dalam naungan Kementerian Keuangan Wilayah Sulawesi Selatan.
“Momentum peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati setiap 1 Oktober menjadi saat yang tepat bagi generasi pemuda, untuk merefleksikan pemaknaan nilai-nilai dan kesaktian Pancasila. Nilai-nilai itulah yang kemudian kita maknai sebagai dasar penguatan karakter bangsa demi mewujudkan Indonesia maju dan bahagia, karena masa depan negara Indonesia ada ditangan generasi milenial, generasi harapan dan penerus bangsa,” ujar Kepala Kanwil Sulawesi bagian Selatan, Padmoyo Tri Wikanto. (RO/OL-10)
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mendalami dugaan korupsi terkait pengurusan cukai di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan.
KPK bongkar taktik pegawai Bea Cukai inisial SA yang kelola uang gratifikasi di safe house Ciputat. Uang Rp5,19 miliar disita terkait kasus impor barang KW.
Instruksi 'bersih-bersih' tersebut merupakan kode untuk memindahkan tumpukan uang tunai dari lokasi awal.
KPK resmi menahan Kepala Seksi Intelijen Cukai Direktorat Penindakan dan Penyidikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Budiman Bayu Prasojo (BBP).
Para oknum tersebut sengaja menyiapkan lebih dari satu lokasi penyimpanan guna menghindari pemantauan aparat penegak hukum.
KPK temukan uang Rp5 miliar dalam 5 koper terkait kasus suap importasi Bea Cukai. Simak peran 6 tersangka termasuk pejabat Ditjen Bea Cukai di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved