Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Presiden Jusuf Kalla menyebut pemerintah berharap pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pertanahan dapat menemui titik kesepakatan. Pemerintah berharap RUU ini dapat disahkan sebelum periode DPR 2014-2019 berakhir.
"Saya ingin tegaskan posisi pemerintah tetap satu, yaitu segera menyelesaikan undang-undang ini dengan baik," kata Wakil Presiden Jusuf Kalla di Kantor Wakil Presiden, Kamis (12/9).
Menurut Kalla, pemerintah saat ini sudah mencoba mengakomodir berbagai kepentingan sektoral yang mempunyai dalam RUU ini.
"Sehingga masalah pertanahan ini akan lebih baik dan terukur. Sehingga masyarakat dan para pengusaha dan investor dalam hal pertanahan akan kita jalani atau selesaikan UU yang mempermudah masing-masing (sektor) di bidang pertanahan tersebut," ujarnya.
Baca juga: 28 Organisasi di Sumut Tolak Pengesahan RUU Pertanahan
Kalla menyebutkan, pemerintah tidak ingin lagi menunda penyelesaian RUU ini.
"Kalau ditunda lagi bisa-bisa kembali lagi jadi nol lagi (penyusunannya). Maka diusahakan secepatnya agar cepat kepastiannya dan teknologi pendaftarannya bisa cepat," paparnya.
Pada kesempatan itu, Kalla mengatakan apabila RUU bisa diundangkan, pemerintah bisa mendisiplinkan pemegang Hak Guna Usaha (HGU) dalam pengelolaan tanah negara.
"Kalau dia mendapat HGU 10 ribu, kemudian yang dia kuasai 15 ribu. Itu harus menjadi hak pemerintah untuk mengatur lagi," tegasnya.
Pada kesempatan itu, Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan Djalil menyebutkan RUU Pertanahan nantinya bakal mengatur mengenai pelayanan elektronik pertanahan yang sudah diimplementasikan BPN sekitar 40%.
Selain itu, tambahnya, pemerintah juga akan engatur mengenai hak di bawah tanah atau subway.
"Selama ini sudah banyak persoalan pertanahan yang dihadapi BPN, namun tidak bisa diselesaikan karena belum ada dasar hukum yang mengatur," ungkapnya.(OL-5)
MANTAN Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo hadir dalam pengukuhan guru besar,Prof. Zainal Arifin Mochtar dan pidatonya soal demokrasi
WAKIL Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK) menceritakan perbedaan penanganan tsunami Aceh pada 2004 silam dengan banjir yang melanda Sumatra pada tahun ini.
Jusuf Kalla menegaskan bantuan asing ke Aceh diperbolehkan selama untuk kemanusiaan dan terkoordinasi. PMI fokus pada logistik dan kebutuhan dasar warga terdampak.
Jusuf Kalla menekankan pentingnya penanganan cepat dampak banjir, khususnya penumpukan kayu di sungai, serta mendorong pemanfaatan kayu bernilai guna untuk membantu masyarakat
KETUA Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla (JK) meminta agar permasalahan lautan kayu dari banjir Sumatra untuk segera diselesaikan. Kayu yang memiliki nilai guna dapat dimanfaatkan.
Masjid perlu terus dimakmurkan dan dimanfaatkan sebagai sarana membangun masyarakat yang religius sekaligus mandiri.
Jakarta Pusat mejadi kota ketujuh yang telah di deklarasikan menjadi Kota Lengkap setelah Kota Denpasar, Madiun, Bontang, Tegal, Surakarta dan Yogyakarta.
Sidang perkara dengan nomor 438/Pdt.G/2021/PN Jkt. Utr ini digelar di lokasi yang berada di dalam kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2.
Amadmenilai, mafia tanah secara terstruktur dan sistematis melakukan berbagai akrobat untuk menguasai hak atas tanah
Pasalnya, kasus yang menimpa Dino merupakan praktik lazim yang banyak terjadi menimpa masyarakat.
Karena tujuan utama reforma agraria adalah mengatasi ketimpangan.
Perpres 102/2016 dinyatakan sudah tidak sesuai dengan perkembangan kebutuhan pendanaan pengadaan tanah proyek strategis nasional (PSN).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved