Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini, penangkapan dilakukan di Jakarta dan menyeret direksi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sektor perkebunan.
"OTT yang dilakukan di Jakarta terkait dengan distribusi gula yang menjadi kewenangan salah satu BUMN perkebunan. Saat ini ada dari direksi yang sedang dilakukan pemeriksaan," kata juru bicara KPK Febri Diansyah kepada wartawan di Jakarta, Selasa (3/9) malam.
Belum ada informasi rinci nama perusahaan pelat merah dan pihak yang diamankan KPK. Febri hanya menyebutkan operasi dilakukan terkait dengan distribusi gula.
Baca juga: Jokowi Utamakan Membangun Kepercayaan Rakyat Papua
Penangkapan itu merupakan OTT kedua KPK dalam dua hari belakangan. KPK sebelumnya, Senin (2/9), juga menggelar OTT yang diduga turut mengamankan Bupati Muara Enim Ahmad Yani di Sumatra Selatan.
Operasi tersebut mengamankan total empat orang terkait dengan dugaan suap proyek pembangunan dinas pekerjaan umum setempat.
"Kami menduga terjadi transaksi terkait penyelenggara negara. Turut diamankan uang senilai US$35 ribu," kata Febri. (OL-1)
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan secara rinci kronologi operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan di Kota Depok, Jawa Barat, pada 5 Februari 2026.
KPK menyebut ada dugaan penerimaan gratifikasi oleh Wakil Ketua Pengadilan Negeri Depok Bambang Setyawan senilai Rp2,5 miliar.
KPK menyatakan Ketua Pengadilan Negeri Depok I Wayan Eka Mariarta dan Wakil Ketua PN Depok Bambang Setyawan meminta uang sebesar Rp1 miliar sebagai imbalan percepatan eksekusi lahan.
KPK menyatakan anak usaha Kementerian Keuangan, PT Karabha Digdaya, mencairkan invois fiktif senilai Rp850 juta guna memenuhi permintaan Ketua PN Depok.
KPK tetapkan lima tersangka OTT di Depok, termasuk Ketua PN Depok, terkait dugaan gratifikasi pengurusan sengketa lahan. Penahanan 20 hari pertama.
KPK lakukan OTT di Depok, menyita Rp850 juta dari Juru Sita PN terkait dugaan gratifikasi dan pengurusan sengketa lahan. Lima tersangka ditetapkan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved