Selasa 20 Agustus 2019, 08:50 WIB

MA Mulai Terapkan Sidang secara Elektronik

Golda Eksa | Politik dan Hukum
MA Mulai Terapkan Sidang secara Elektronik

MI/Susanto
Ketua MA Hatta Ali menyampaikan sambutannya dalam acara Hari Ulang Tahun MA ke 74 sekaligus peluncuran aplikasi e-court dan e-litigasi.

 

APLIKASI e-litigasi yang diluncurkan Mahkamah Agung merupakan implementasi Peraturan MA (Perma) Nomor 1 Tahun 2019 tentang Administrasi dan Persidangan di Pengadilan secara Elektronik. Terobosan melalui teknologi informasi dan komunikasi itu niscaya dapat memberikan kemudahan sekaligus membantu memecahkan problematika di dunia peradilan.

Ketua MA Hatta Ali menjelaskan penerapan e-litigasi sebagai kelanjutan program e-court, merupakan solusi yang diberikan MA, terutama dalam menciptakan pelayanan peradilan dengan pemanfaatan teknologi informasi.

"Tuntutan perkembangan zaman mengharuskan adanya pelayanan administrasi perkara dan persidangan di pengadilan yang lebih efektif dan efisien," ujar Hatta di sela acara launching Peraturan MA 1/2019 serta Aplikasi e-court dan e-litigasi, di Kantor MA, Jakarta, kemarin.

Hingga saat ini jumlah pengguna internet di Tanah Air mencapai 171,17 juta jiwa atau sekitar 64,8%. Bahkan, dalam indeks pengembangan teknologi informasi dan komunikasi dalam tiga tahun terakhir menunjukkan kenaikan yang signifikan. Walhasil, MA pun merespons dengan memberikan kemudahan peradilan melalui sistem informasi tersebut.

"Mahkamah Agung sepenuhnya menyadari pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam dunia peradilan adalah suatu keniscayaan administrasi perkara dan persidangan yang lebih efektif dan efisien. Kepraktisan e-litigasi menjadikan peradilan lebih sederhana," katanya.

Menurut dia, pada tahap awal e-litigasi yang merujuk Perma 1/2019 sebagai revisi atas Perma 3/2018 tentang Administrasi di Pengadil-an secara Elektronik, akan diberlakukan untuk lingkungan peradilan umum, peradilan agama, dan peradilan tata usaha negara.

Dalam Perma 1/2019 telah dikembangkan sistem baru terkait persidangan secara elektronik, seperti pertukaran dokumen persidangan (jawaban, replik, duplik, dan kesimpulan) secara elektronik, pembuktian secara elektronik, pengucapan putusan secara elektronik, dan pengiriman putusan kepada para pihak secara elektronik.

"Dengan e-court migrasi dari sistem manual ke sistem elektronik baru dilakukan dalam administrasi perkara. Sedangkan dalam e-litigasi, migrasi dilakukan sepenuhnya terhadap seluruh persidangan." (Gol/P-3)

Baca Juga

MI/M Irfan

Jenderal Andika dan Jenderal Dudung Saling Melengkapi

👤Media Indonesia 🕔Jumat 30 September 2022, 22:10 WIB
KEHADIRAN Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman saat rapat kerja dengan Komisi I DPR RI (26/9) membuktikan tak ada...
MI/ HO

Kemendagri Gelar Rakor Percepat Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan BPK dan APIP

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 30 September 2022, 20:42 WIB
Kemendagri dan BNPP meraih opini WTP atas Laporan Keuangan oleh BPK RI sebanyak delapan kali berturut-turut sejak...
Dok MI

Pancasila Selalu Relevan Diterapkan

👤Sri Utami 🕔Jumat 30 September 2022, 20:09 WIB
Saat ini Pancasila mulai dipengaruhi oleh tiga ideologi besar dunia yang berusaha untuk menarik dan mengembangkan dasar...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya