Headline
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Jawa Timur Soekarwo (Pakde Karwo) mundur dari partai. Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Nurhayati Assegaf menyebut mundurnya Soekarwo lantaran diminta menjadi komisaris salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
"Pakde Karwo memang diminta menjadi komisaris utama PT Semen Indonesia. Jadi beliau membuat surat pengunduran diri dari DPP," kata Nurhayati di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (15/8).
Nurhayati mengatakan Demokrat menghargai keputusan eks Gubernur Jawa Timur itu. Pihaknya menghormati pilihan Pakde Karwo.
"Kami berdoa mudah-mudahan berhasil," ungkapnya.
Baca juga: Golkar Sambut Baik Rencana Partai Demokrat Gabung Jokowi
Menurut Nurhayati, Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono tak akan menahan Soekarwo. Demokrat memandang tugas yang diemban Soekarwo di BUMN juga demi kepentingan bangsa.
"Jadi surat itu kita tahu sudah diterima tetapi apa pun yang diputuskan ketua umum tentu yang terbaik," ujarnya.
Menurut dia, Demokrat tak bisa nemaksa Soekarwo tetap di partai. Meskipun, Demokrat mengakui Soekarwo merupakan salah satu kader utama.
"Tetapi apa pun yang diambil pilihan itu adalah pilihan Pakde Karwo, saya kira setiap orang berhak menentukan apa yang menjadi keputusannya," ujarnya. (Medcom/A-4)
PTPN IV PalmCo memperkuat mitigasi Karhutla 2026 melalui kolaborasi dengan TNI-Polri dan pemantauan digital berbasis AI ARFINA.
Dugaan pemerasan berkedok wartawan menyerang BUMN dan perusahaan swasta dengan tuduhan laporan keuangan fiktif. Modus ancaman dan intimidasi terungkap.
Kuasa hukum Kerry Riza mempertanyakan tuntutan 18 tahun penjara dan uang pengganti Rp13,4 triliun dalam kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan alasan pemerintah membentuk badan usaha milik negara (BUMN) baru untuk mengelola lahan pertambangan dan perkebunan kelapa sawit.
DI tengah melimpahnya sumber daya alam Kalimantan Timur, ironi justru mencuat dari wajah sosial masyarakatnya.
Saksi mahkota Kerry Adrianto Riza mengungkap Pertamina memperoleh manfaat hingga Rp 17 triliun dari penyewaan Terminal BBM OTM.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved