Jumat 26 Juli 2019, 20:58 WIB

Jokowi Sudah Minta Nama-nama Calon Menteri ke Parpol

Akmal Fauzi | Politik dan Hukum
Jokowi Sudah Minta Nama-nama Calon Menteri ke Parpol

ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
Presiden terpilih periode 2019-2024 Joko Widodo

 

PRESIDEN terpilih Joko Widodo mengakui sudah meminta nama-nama calon menteri kabinet kepada partai koalisi yang mengusungnya dalam Pemilu 2019. Namun, ternyata Jokowi masih belum banyak menerima nama kader-kader partai tersebut.

"Sudah diminta (nama menteri) tapi banyak yang belum ngasih," kata Joko Widodo (Jokowi) di restoran Seribu Rasa Jakarta, Jumat.

Jokowi menyampaikan hal tersebut seusai pembubaran Tim Kampanye Nasional (TKN) yang dihadiri oleh para pengurus TKN.

Jokowi pun mengaku belum membahas secara khusus komposisi menteri yang berasal dari partai koalisi.

"Ya, kalau waktunya kita akan mengundang bicara khusus mengenai itu," tambah Jokowi.

Baca juga: TKN Bubar, Jokowi Pastikan Jaga Silaturahim dengan Pendukung

Karena pembahasan soal nama-nama menteri belum dilakukan, maka Jokowi pun belum berencana untuk meminta KPK mencari rekam jejak para calon pembantunya tersebut.

"Calon-calonnya saja belum ketemu (jadi belum akan dilaporkan ke KPK)," ungkap Jokowi menjawab pertanyaan wartawan.

Ia hanya meminta agar para menterinya adalah figur yang punya keberanian dan integritas.

"Kan sudah bolak-balik, masa saya harus ngomong terus. Eksekutor kuat, tahu manajemen, artinya manajerialnya baik, memiliki keberanian, memiliki integritas dan lain-lainnya," jelas Jokowi.

Sedangkan mengenai nama menteri di luar partai koalisi, Jokowi belum membicarakannya.

"Koalisi saja belum selesai, kok mikir yang di luar koalisi," tambah Jokowi.

Jokowi pun belum merencanakan pertemuan dengan ketua-ketua umum parpol untuk membicarakan kabinet.

Pada malam ini juga, para sekjen partai koalisi akan bertemu di aalah satu hotel di Jakarta.

"Sekjen ada pertemuan nanti, tapi acara yang sangat penting, itu acara khusus para sekjen, ada yang ulang tahun," ungkap Jokowi sambil tertawa.

Pembubaran itu dihadiri oleh Presiden dan Wakil Presiden terpilih Joko Widodo-Ma"ruf Amin serta para penasihat TKN yaitu Wakil Presiden Jusuf Kalla, Wakil Presiden 1993-1998 Try Sutrisno. Hadir pula Ketua TKN Erick Thohir, Ketua Harian TKN Moeldoko, politikus Partai PDI Perjuangan yang juga Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

Selain itu hadir juga para petinggi partai koalisi antara lain Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, Sekjen Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Verry Surya Hendrawan, Sekjen Partai NasDem Johnny G Plate, Sekjen Golkar Lodewijk Freidrich Paulus, Sekjen PSI Raja Juli Antonidan fungsionaris parpol lainnya.(Ant/OL-4)

Baca Juga

.

Ketum PAN Sebut Airlangga Layak Jadi Capres KIB

👤RO/Micom 🕔Kamis 01 Desember 2022, 10:17 WIB
Demokrasi itu pilarnya partai...
dok.Ant

Saat Gus Mus, Iwan Fals, Kang Emil dan Sujiwo Tejo Merespon Kode Rambut Putih Jokowi

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 01 Desember 2022, 05:51 WIB
SOAL kode "rambut putih" hari-hari belakangan ramai jadi perbincangan netizen, usai Presiden Joko Widodo menyinggungnya sebagai...
Dispenal

Penunjukkan Yudo Margono Dinilai sebagai Upaya Pemenuhan Janji Politik Jokowi

👤Abdillah M Marzuqi 🕔Rabu 30 November 2022, 22:21 WIB
Penunjukkan Yudo Margono dinilai sebagai upaya pemenuhan janji politik menjadikan Indonesia sebagai poros maritim...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya