Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Pancasila tidak Bisa Dipotong secara Parsial

Golda Eksa
25/7/2019 08:50
Pancasila tidak Bisa Dipotong secara Parsial
Ketua Umum PRD Agus Jabo Priyono.(Dok. PRD)

SAAT memasuki hari jadinya yang ke-23, Komite Pimpinan Pusat Partai Rakyat Demokratik mengeluarkan sikap politiknya untuk merespons situasi sekaligus jalan perjuangannya ke depan.

Menurut Ketua Umum PRD Agus Jabo Priyono, Pancasila tidak dapat dipotong-potong menjadi sesuatu yang parsial untuk menyelesaikan satu masalah sembari mengabaikan masalah lain yang lebih krusial.

Dalam kerangka ini, PRD juga menyerukan perlunya membangun susunan ekonomi nasional yang kukuh dengan memperkuat BUMN, koperasi, dan swasta nasional sebagai wujud pelaksanaan Pasal 33 UUD 1945.

"Inilah jalan kita ke depan, yakni bangun persatuan nasional, wujudkan kesejahteraan sosial, dan menangkan Pancasila," ujar Agus Jano.

Agus meyakini saat ini masalah yang lebih krusial pada kondisi dan situasi Indonesia ialah kemiskinan dan ketimpangan sosial akibat persoalan ekonomi. Wakil Ketua Umum PRD, Alif Kamal, menambahkan nilai-nilai luhur dari Pancasila yang digali Soekarno yang kemudian menjadi dasar negara diyakini mampu menangkal berbagai hoaks (kabar bohong) yang berpotensi memecah belah bangsa Indonesia.   

Menurut Alif, perjuangan politik janganlah dianggap sebagai suatu hal yang negatif atau dianggap sebagai suatu hal yang mengancam selama masih dalam koridor Pancasila.

Oleh sebab itulah, PRD berinisiatif agar para mahasiswa dan pemuda memiliki pandangan politik yang lebih bersifat kebangsaan dan kerakyatan di tengah banyaknya persoalan yang dihadapi rakyat Indonesia.

Dalam HUT ke-23 PRD itu, diskusi terbuka dengan tema Ini jalan kita ke depan: Bangun persatuan nasional, wujudkan kesejahteraan sosial, menangkan Pancasila. 

Sejumlah narasumber hadir dalam diskusi itu, di antaranya juru bicara DPP PSI Dedek Prayudi dan akademisi dari Universitas Brawijaya Aji Dedi Mulawarman. (Gol/P-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Riky Wismiron
Berita Lainnya