Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Pengawas Pemilu (Bawaslu) tidak menampik adanya temuan kesalahan input data pada sistem informasi penghitungan suara (Situng) Komisi Pemilihan Umum RI.
Anggota Bawaslu RI Rahmat Bagja menegaskan bahwa temuan kesalahan itu tidak sebanyak laporan yang diberikan oleh Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
Baca juga: Pasca Pencoblosan, Bawaslu Terima 8 Ribu Pengaduan
Sebelumnya, BPN menyerahkan 73.715 bukti kesalahan input data pada Situng KPU. Namun, dalam prosesnya pihak pengawas pesta demokrasi hanya menemukan sekitar 7.300 kesalahan saja.
"Kalau di Situng itu tidak terlihat kesalahan sebanyak 73 ribu, seperti yang dilaporkan. Yang jelas hanya 7.300-an kesalahan input Situng," ujar Rahmat disela-sela diskusi Menanti 22 Mei, di Jakarta, Sabtu (18/5).
Ia menambahkan, realitas tersebut mayoritas disebabkan data C1 yang bermasalah dan bukan lantaran diapload secara tidak sah.
"Itu cacat penghitungan dan kemudian diperbaiki di tingkat kecamatan," pungkasnya. (OL-6)
Tanpa perubahan mendasar, parlemen berpotensi semakin dikuasai kelompok bermodal besar.
Taufan menyoroti persoalan ambang batas parlemen yang menurutnya menjadi isu penting dan membutuhkan kajian panjang serta komprehensif agar dapat ditentukan metode yang paling tepat.
Perludem menilai efisiensi anggaran seharusnya ditempuh melalui digitalisasi pemilu, penyederhanaan tahapan, serta rasionalisasi badan ad hoc.
MENYIKAPI wacana kembalinya Pilkada ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sulawesi Selatan segera menyusun langkah antisipasi.
Bantuan ini merupakan kelanjutan dari komitmen Bawaslu sebagai institusi negara yang turut hadir merespons bencana alam di Sumut, di luar fungsi utamanya sebagai lembaga pengawas pemilu.
Bawaslu harus memastikan setiap informasi yang disampaikan kepada publik bersumber dari data yang sahih, terintegrasi, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved