Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Kesehatan melakukan pengembangan investigasi penyebab kematian pada petugas Pemilu 2019 berupa audit medik dan autopsi verbal. Langkah tersebut dilakukan dengan menggandeng lembaga independen.
Audit medik digelar untuk petugas yang meninggal di rumah sakit. Adapun untuk petugas pemilu yang meninggal di luar rumah sakit dilakukan autopsi verbal oleh Asosiasi Institusi Pendidikan Kedokteran Indonesia (AIPKI) yang dipimpin Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI).
"Autopsi verbal bukan autopsi forensik. Ini dilakukan untuk mengetahui penyebab kematian dengan wawancara kepada keluarga atau orang terdekatnya," ujar Menteri Kesehatan Nila F Moeloek melalui siaran pers, kemarin.
Autopsi verbal, imbuhnya, ketepatannya mencapai 80%. Ia menjelaskan penelitian bersama tim independen dilakukan dengan metodologi ilmiah case control. Artinya, kasus yang meninggal dibandingkan dengan hal yang sama dari sisi beban, umur, dan sebagainya.
Dari sana, dapat diketahui penyebab kematian, apakah ada penyakit atau tidak adanya penyakit. Penelitian juga bisa untuk melihat faktor risiko pekerjaan akibat beban kerja karena lamanya waktu bekerja atau karena lingkungan.
"Autopsi based on evidence untuk petugas pemilu ini," tutup Menkes.
Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan pun telah mengirim surat edaran kepada seluruh Dinas Kesehatan Provinsi untuk melakukan pemeriksaan kepada petugas-petugas KPPS yang sakit.
"Upaya dalam pencatatan dan pendataan terus-menerus kami lakukan untuk mengetahui penyebab kematian ataupun kesakitan yang terjadi pada petugas KPPS dalam penyelenggaraan pemilu ini," jelasnya.
Data dari KPU menunjukkan petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal yaitu sebanyak 485 orang dan yang sakit 10.997 orang. Seluruh Dinas Kesehatan telah melaksanakan audit medik kematian yang terjadi di rumah sakit.
Dari hasil audit tersebut telah terkumpul data sebanyak 39% dan data kesakitan terkumpul dari 24 provinsi. Data tersebut menyatakan bahwa data kesakitan terbanyak berada di Provinsi Banten dan DKI Jakarta, sedangkan data kematian tertinggi berada di Provinsi Jawa Barat, Jawa Timur, dan Jawa Tengah.
Kemudian pada data kematian, terbesar dari kelompok usia lanjut, yaitu sebanyak 58% berusia di atas 50 tahun, bahkan sampai usia 70 tahun. Data penyebab kematian terbesar 51% disebabkan penyakit kardiovaskular atau jantung, termasuk juga stroke.
Penyebab kematian lainnya meliputi hipertensi, gagal pernapasan, asma, gagal ginjal, diabetes melitus, dan lever. Kemudian sebanyak 9% kematian petugas disebabkan oleh kecelakaan. (Ind/P-2)
Case fatality rate (CFR) atau jumlah angka kematian karena demam berdarah dengue (DBD) menurun signifikan dari 2021 di kisaran 0,9%, menjadi 0,4% pada 2025.
Istilah super flu saat ini sedang ramai diperbincangkan seiring meningkatnya kasus influenza.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan, teknologi genomik memungkinkan pemeriksaan kesehatan menjadi lebih personal.
Spesialis dermatologi dr. Riva Ambardina Pradita menekankan pentingnya hidrasi dan penggunaan pelembap untuk menjaga kelembapan kulit selama puasa Ramadan.
Kemenkes menegaskan rumah sakit tidak boleh menolak pasien peserta PBI dengan status JKN nonaktif sementara hingga tiga bulan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan penyelesaian masalah BPJS dapat dilakukan tanpa menunggu Perpres.
Pengajuan permohonan perkara Pilkada 2024 berlangsung selama 27 November 2024 - 18 Desember 2024.
Aparat mesti mengawal proses perhitungan suara di berbagai daerah rawan konflik terutama pada Pilkada Aceh 2024.
Salah satu proses penting dalam Pilkada adalah perhitungan suara resmi atau real count yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).
PASANGAN Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara (Pilkada Sumut) nomor urut 2 Edy Rahmayadi-Hasan unggul telak dalam perolehan suara di TPs 44 Bakti Karya, Medan Johor.
CALON gubernur (cagub) Pilkada Jabar Dedi Mulyadi dan calon wakil gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan menang telak di lokasi Presiden Prabowo Subianto nyoblos.
Berdasarkan data yang masuk dari Voxpol Center Research and Consulting, pasangan calon Gubernur nomor urut tiga, Pramono Anung dan Rano Karno, sementara memimpin.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved